Selain koperasi, Khofifah menyoroti pentingnya memperkuat manajemen rantai pasok (supply chain). Kelancaran distribusi dari produsen ke konsumen dinilai krusial untuk menjaga stabilitas ekonomi dan harga pangan.
“Kami berharap bisa mengirim tim belajar ke Australia, khususnya terkait manajemen rantai pasok. Ini bukan hal sederhana, tapi sangat penting,” kata Khofifah.
Khofifah juga menggarisbawahi peran strategis Jatim sebagai lumbung pangan nasional. Produksi beras, jagung, daging sapi, dan susu dari Jatim menyumbang porsi signifikan bagi kebutuhan nasional.
“Potensi ini harus dikelola dengan baik agar ketahanan pangan nasional semakin kuat,” ujarnya.
Menteri Anne Aly mengaku, ini merupakan kunjungan kerja kenegaraan pertamanya di Indonesia. Ia menyampaikan antusiasme untuk mempererat hubungan bilateral, khususnya dengan Jatim.
“Australia berkomitmen menjadi partner yang bisa diandalkan dan tetangga yang baik untuk Indonesia, khususnya Jatim,” ucapnya.
Kerjasama ini diharapkan tidak hanya memperkuat sektor ekonomi, tetapi juga membuka peluang baru dalam pendidikan, perdagangan, dan inovasi antara Jatim dan Australia.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
