Ngeri! Massa Sulit Terkendali, Ruang Wakil Gubernur dan Pressroom Wartawan di Grahadi Ludes Dibakar

Arif Ardliyanto
Ruang kerja Wakil Gubernur Jawa Timur dan ruang pers (pressroom wartawan) di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, hangus dilalap api setelah menjadi sasaran serangan bom molotov. Foto iNewsSurabaya/tangkap layar

Menanggapi kondisi genting tersebut, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta agar aparat kepolisian membebaskan warga yang masih ditahan di Polrestabes Surabaya. Menurutnya, langkah itu diharapkan bisa meredam amarah massa dan menurunkan eskalasi ketegangan.

“Yang masih di Polrestabes Surabaya saya harap bisa dibebaskan malam ini. Tadi saya sudah berkomunikasi dengan Pak Kapolda. Siang tadi ada dua orang yang dibebaskan, mudah-mudahan lainnya segera menyusul,” ujar Khofifah.

Ia juga menegaskan bahwa masyarakat yang terlibat aksi bukan musuh negara, melainkan bagian dari warga Jawa Timur yang selama ini dikenal rukun dan pekerja keras. Karena itu, penyelesaian konflik harus ditempuh dengan cara damai.

Hingga malam hari, api masih berkobar di Gedung Negara Grahadi. Petugas pemadam kebakaran terus berusaha menjinakkan api yang membakar ruang kerja Wakil Gubernur dan pressroom wartawan, sementara situasi di sekitar Jalan Gubernur Suryo tetap mencekam.

 

Editor : Arif Ardliyanto

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network