Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil XII Surabaya, Beni Martina Maulan, mengatakan program ini menjadi bentuk terima kasih perusahaan kepada nasabah yang setia.
“Melalui Badai Emas, kami ingin mendorong masyarakat semakin aktif bertransaksi, terutama melalui kanal digital Pegadaian. Sekaligus mengingatkan agar tetap waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan Pegadaian,” ujarnya.
Program Badai Emas Pegadaian 2025 bukan sekadar undian, tetapi juga simbol bagaimana kedisiplinan dan literasi keuangan bisa membuka peluang rezeki besar. Kisah Wahib Latukau menjadi bukti bahwa kebiasaan kecil menabung dan bertransaksi bijak bisa membawa kejutan yang mengubah hidup.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
