Suroboyo Bus Bisa Lebih Optimal, Ini Tiga Langkah Strategis Menurut Mahasiswa Unair

Fahrezi Chandra
Beroperasi sejak 2018, Suroboyo Bus dinilai masih menghadapi sejumlah kendala mulai dari minimnya armada hingga fasilitas halte yang belum memadai. Foto: Intan Fitria

Ia menambahkan, pada jam sibuk, penumpang kerap menunggu hingga 30 menit akibat kurangnya armada. "Di beberapa rute banyak warga mengeluhkan kurangnya armada yang berakibat pada rush hour mereka harus menunggu sampai 30 menit. Beberapa bus dilaporkan memiliki pendingin yang kurang optimal yang menyebabkan ketidaknyamanan penumpang di saat cuaca Kota Surabaya yang panas sepanjang tahun," jelasnya.

Keamanan Berkendara Masih Jadi Sorotan

Isu keamanan menjadi persoalan krusial yang dihadapi Suroboyo Bus. Menurut Intan, laporan dari berbagai kanal aduan publik dan media sosial menunjukkan sejumlah pengemudi masih mengemudi secara ugal-ugalan, terutama di koridor padat seperti Jalan Ahmad Yani dan Tunjungan.

"Beberapa insiden kecelakaan pernah terjadi akibat pengereman mendadak atau bus beralih lajur terlalu agresif, yang menunjukkan bahwa standar keselamatan belum diterapkan secara konsisten," paparnya.

Ia menegaskan, meski tidak semua pengemudi bermasalah, keberadaan kasus-kasus ini cukup memengaruhi persepsi publik terhadap keamanan Suroboyo Bus sebagai moda transportasi massal.

Editor : Arif Ardliyanto

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network