JEMBER, iNewsSurabaya.id - Ribuan warga Jember memadati Alun-alun Kota dalam acara Konser Kebangsaan yang menghadirkan Denny Caknan, Lala Widy, Cak Sodiq, dan Gus Miftah pada Kamis malam (6/11/2025). Bagi Citra Nia Avanza, mahasiswa Akuntansi Universitas Airlangga yang hadir di lokasi, momen ini bukan sekadar hiburan, melainkan pengingat bahwa kebersamaan masih bisa hadir di tengah maraknya perpecahan di ruang digital.
"Di tengah hiruk-pikuk media sosial yang penuh debat dan polarisasi, malam itu ribuan orang berdiri berdampingan, menyanyikan lagu yang sama, bergerak dalam ritme yang sama. Momen seperti itu mengingatkan saya bahwa ruang kebersamaan masih ada dan tetap hidup," tutur Citra.
Konser gratis yang digelar Pemerintah Kabupaten Jember tersebut memadukan hiburan musik populer dengan tausiyah keagamaan. Perpaduan ini, menurut Citra, justru menunjukkan bahwa keberagaman ekspresi budaya Indonesia saling melengkapi, bukan bertentangan.
Namun, kepadatan massa juga memunculkan gesekan. Sejumlah penonton terlibat adu mulut dan saling dorong akibat ruang yang terlalu sesak. Bagi Citra, insiden kecil ini bukan semata kesalahan individu, tetapi cermin dari pengelolaan ruang publik yang masih perlu perbaikan.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
