Pemprov Jatim Perkuat Layanan Deteksi dan Intervensi Dini Ketunarunguan

Lukman Hakim
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meresmikan Resource Center Unit Observasi Deteksi di SLB-B Negeri Karya Mulya Surabaya. Foto : Surabaya.iNews.id/ist.

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) terus memperkuat layanan deteksi dan intervensi dini bagi penyandang disabilitas rungu

Pusat layanan deteksi dini yang selama ini didukung Pemprov Jatim dinilai memiliki peran krusial dalam mengidentifikasi hambatan pendengaran sejak masa kehamilan hingga usia balita.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menjelaskan, deteksi yang cepat dan tepat memungkinkan anak mendapatkan intervensi medis serta edukasi sejak dini. Langkah tersebut penting untuk meminimalkan risiko keterlambatan perkembangan bicara, bahasa, dan kognitif.

Komitmen itu diperkuat melalui kehadiran Resource Center Unit Observasi Deteksi dan Intervensi Dini Ketunarunguan di lingkungan SLB-B Negeri Karya Mulya Surabaya. Layanan ini merupakan hasil kolaborasi RSUD Dr. Soetomo, Rumah Sakit Islam Surabaya, dan SLB-B Negeri Karya Mulya.

“Fokus layanan ini adalah deteksi dini, bahkan sejak masa kehamilan. Harapannya, keluarga juga mendapat pendampingan teknis, seperti perawatan alat bantu pendengaran, termasuk penggantian baterai dan suku cadang,” ujar Khofifah, Senin (5/1/2026).

Ia menegaskan, manfaat deteksi dini tidak hanya dirasakan oleh anak penyandang disabilitas rungu, tetapi juga oleh keluarga. Melalui pendampingan yang berkelanjutan, orang tua diharapkan mampu mengambil langkah antisipatif dan adaptif dalam mendukung tumbuh kembang anak.

“Pendampingan ini menjadi bagian penting agar keluarga siap secara pengetahuan dan mental dalam menangani anggota keluarga dengan disabilitas rungu,” katanya.

Ke depan, Khofifah berharap dukungan terhadap layanan deteksi dini dan penanganan disabilitas rungu di Jatim dapat terus diperkuat melalui sinergi lintas sektor. Ia menyinggung pengalaman Pemerintah Indonesia yang pernah menerima bantuan alat bantu pendengaran beserta dukungan tim medis dari Pemerintah Australia melalui Clinton Foundation.

Editor : Arif Ardliyanto

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network