Memasuki 2026, kata dia, pihaknya melihat adanya perubahan perilaku konsumsi data yang dipicu pertumbuhan layanan streaming seperti Netflix dan HBO Max, serta meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) seperti ChatGPT, Copilot, dan Gemini.
Ia mencontohkan di Pasuruan, terdapat seorang pelaku usaha muda mampu meningkatkan omzet penjualan daringnya dari Rp1 juta menjadi Rp10 juta per bulan berkat pemanfaatan AI.
Tren ini turut mendorong kebutuhan kuota data yang lebih besar dan stabil dibandingkan hanya mengandalkan WiFi. “Anak muda sekarang, mulai dari SMA hingga kuliah, bisa memperoleh penghasilan yang bahkan melampaui pekerja kantoran melalui content creation dan pemanfaatan ekosistem digital,” tambahnya.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
