Properti Jadi Safe Haven di Tengah Ketidakpastian Geopolitik dan Ancaman Inflasi

Lukman Hakim
Di tengah ancaman inflasi, properti dinilai lebih aman daripada menyimpan uang tunai. Foto : Lukman Hakim.

​Sutandi menjelaskan bahwa biaya pembangunan properti sangat sensitif terhadap harga energi global, khususnya minyak bumi. Jika harga minyak dunia menyentuh angka USD150 per barel, maka ongkos konstruksi dipastikan akan membengkak signifikan.

​Selain harga energi, tren inflasi domestik yang mulai merangkak naik ke level 4,7 persen dari sebelumnya di angka 2,2 persen menjadi sinyal waspada bagi calon pembeli.

"Jika inflasi terus naik hingga menyentuh dua digit, harga properti tentu akan mengikuti. Maka, beli sekarang sebelum harga menjadi lebih mahal," tegas Sutandi.



Editor : Arif Ardliyanto

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network