Harga LPG 3 Kg Tembus Rp25 Ribu di Bojonegoro, Ini Respons Pertamina

Arif Ardliyanto
Harga LPG subsidi di Bojonegoro sempat melonjak. Pertamina langsung lakukan pengecekan dan pengawasan distribusi agar sesuai HET. Foto ist

Langkah ini dilakukan agar tidak ada hambatan atau penyimpangan yang menyebabkan LPG subsidi sulit diakses warga.

Di sisi lain, upaya pengawasan juga diperketat. Melalui Satuan Tugas (Satgas) Idulfitri, Pertamina menyiagakan tim selama 24 jam penuh untuk memantau distribusi hingga ke tingkat pangkalan.

Pengawasan ini mencakup kepatuhan terhadap harga eceran tertinggi (HET) agar masyarakat tidak dirugikan.

Untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan, terutama menjelang momen Lebaran, Pertamina juga menambah pasokan LPG 3 kg di Jawa Timur. Tambahan tersebut mencapai 8 persen atau setara dengan 90.487 tabung yang disalurkan melalui mekanisme fakultatif dan ekstradropping.

Langkah ini diharapkan mampu meredakan keresahan warga dan memastikan kebutuhan energi tetap terpenuhi.

Meski begitu, Pertamina kembali mengingatkan bahwa LPG 3 kilogram merupakan energi bersubsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu dan pelaku usaha mikro.

Warga yang tergolong mampu diimbau untuk beralih menggunakan LPG non-subsidi agar distribusi lebih tepat sasaran dan tidak menimbulkan kelangkaan di lapangan.

Kini, dengan berbagai langkah cepat tersebut, harapan mulai tumbuh di tengah masyarakat Bojonegoro—bahwa kebutuhan dapur mereka bisa kembali terpenuhi tanpa harus cemas mencari gas setiap hari.

Editor : Arif Ardliyanto

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network