Pasar Murah di Bojonegoro Diserbu Warga, Tebus Sembako Rp211.000 Cuma Rp30.000

Arif Ardliyanto
Pasar murah di Bojonegoro jadi harapan warga prasejahtera di tengah kenaikan harga sembako. Paket Rp211.000 ditebus hanya Rp30.000, bantu ringankan beban hidup. (Foto: Istimewa).

BOJONEGORO, iNewsSurabaya.id – Halaman Balai Desa Tondomulo, Kecamatan Kedungadem, sudah dipenuhi warga sejak pagi. Mereka ingin mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau di tengah tekanan ekonomi yang belum juga reda.

Kenaikan harga sembako dalam beberapa bulan terakhir membuat banyak keluarga harus memutar otak. Bagi sebagian warga, membeli beras, minyak goreng, hingga gula kini bukan lagi hal mudah. Karena itu, kehadiran pasar murah menjadi angin segar yang sangat dinanti.

Program ini digelar di Kabupaten Bojonegoro dengan menyasar warga dari lima desa, yakni Tondomulo, Kesongo, Mlideg, Panjang, dan Dayukidul. Warga yang datang telah terdata sebagai kelompok prasejahtera, sehingga bantuan benar-benar diterima oleh mereka yang membutuhkan.

Dalam kegiatan tersebut, tersedia paket sembako senilai Rp211.000 yang bisa ditebus hanya dengan Rp30.000. Isi paketnya pun cukup lengkap, mulai dari beras 5 kilogram, gula 2 kilogram, minyak goreng 2 liter, susu kental manis, sarden, hingga kecap manis.

Bagi warga seperti Jarno, momen ini bukan sekadar antre bantuan, melainkan soal bertahan hidup.

“Alhamdulillah sangat membantu. Biasanya beli satu saja sudah berat, ini bisa dapat banyak dengan harga murah,” ujarnya sambil membawa paket sembako.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 11.30 WIB ini berjalan tertib dengan dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, aparat keamanan, hingga perangkat desa. Kehadiran mereka memastikan distribusi berjalan lancar tanpa hambatan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bojonegoro, Edi Susanto, dalam sambutannya menyebut kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap kondisi masyarakat saat ini. Menurutnya, upaya seperti ini tidak hanya meringankan beban ekonomi, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa.

Lebih dari sekadar distribusi bantuan, kegiatan ini juga membawa misi sosial yang lebih luas. Hasil dari penjualan paket sembako nantinya akan dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk program sosial lain, seperti perbaikan fasilitas umum, sarana ibadah, hingga santunan bagi anak yatim.

Di tengah situasi ekonomi global yang belum sepenuhnya stabil, inisiatif seperti pasar murah menjadi bukti bahwa gotong royong masih menjadi kekuatan utama di tingkat akar rumput.

Bagi warga, yang terpenting bukan hanya bantuan yang diterima hari ini, tetapi juga harapan bahwa mereka tidak menghadapi masa sulit ini sendirian.

Area Manager Comm, Rel. & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta kehadiran Pertamina tidak hanya dirasakan sebagai penyedia dan penyalur energi saja, namun juga sebagai bagian dari kepedulian perusahaan untuk meyalurkan kebutuhan pangan dengan harga ekonomis di masyarakat.

 

Lebih lanjut, hasil dari penjualan paket murah sembako pada kegiatan ini akan dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk berbagai program sosial, di antaranya dukungan perbaikan sarana ibadah, pengembangan fasilitas umum desa, serta santunan 100 anak yatim yang terdiri dari lima desa.

“Kami juga ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam mensukseskan kegiatan ini. Mulai dari panitia penyelenggara, para stakeholder hingga masyarakat lokal yang turut serta. Semoga semua usaha ini dapat meberikan manfaat langsung khususnya masyarakat prasejatera di lima Desa Kabupaten Bojonegoro,” ucapnya.

Editor : Arif Ardliyanto

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network