Sempat Terkendala Ekonomi, Dua Saudari di Surabaya Akhirnya Genggam Ijazah

Lukman Hakim
Lewat mediasi lintas sektor, kakak beradik di Surabaya akhirnya menerima ijazah sekolah. (Foto : istimewa).

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Senyum lega akhirnya menghiasi wajah Aulia Nuri dan Annisa Maulida. Kakak beradik asal Kelurahan Kutisari, Kecamatan Tenggilis Mejoyo, Surabaya, itu kini dapat menggenggam ijazah yang selama ini tertahan akibat keterbatasan ekonomi keluarga.

Harapan yang sempat tertunda akhirnya kembali terbuka setelah PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER), anggota Holding BUMN Danareksa, memberikan bantuan untuk menebus ijazah keduanya. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis di Balai Kelurahan Kutisari, Rabu (3/6/2026).

Bagi Aulia dan Annisa, bantuan itu bukan sekadar menyelesaikan persoalan administrasi sekolah. Ijazah yang kini berada di tangan mereka menjadi bekal penting untuk melanjutkan pendidikan melalui program Kejar Paket C sekaligus membuka peluang meraih masa depan yang lebih baik.

Proses bantuan bermula dari pendampingan yang dilakukan Kelurahan Kutisari bersama Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK). Dari hasil penjangkauan, diketahui kedua bersaudara tersebut tinggal bersama keluarganya di sebuah rumah kos dengan kondisi ekonomi yang terbatas.

Melalui komunikasi dan mediasi yang dilakukan pemerintah setempat dengan pihak sekolah, keluarga memperoleh keringanan atas tunggakan administrasi. Kolaborasi tersebut kemudian membuka jalan bagi PT SIER untuk membantu melunasi kewajiban yang tersisa sehingga ijazah dapat diserahkan kepada pemiliknya.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun masa depan generasi muda. Karena itu, setiap anak berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar dan mengembangkan potensinya tanpa terhambat kondisi ekonomi.

“Bagi sebagian orang, ijazah mungkin hanya selembar dokumen. Namun bagi anak-anak ini, ijazah adalah kunci yang membuka pintu menuju masa depan yang lebih baik. Kami percaya setiap anak berhak memperoleh kesempatan untuk belajar, berkembang, dan mewujudkan impiannya,” ujar Lussi.

Menurutnya, keberlanjutan tidak hanya berbicara tentang pertumbuhan ekonomi dan pembangunan kawasan industri, tetapi juga tentang kontribusi nyata perusahaan dalam memberikan manfaat sosial bagi masyarakat.

“Keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari infrastruktur yang berdiri, tetapi juga dari semakin banyak anak yang dapat melanjutkan pendidikan dan memiliki masa depan yang lebih baik,” katanya.

Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT SIER, Jefri Ikhwan Maarif, menambahkan bahwa bantuan tersebut menjadi bukti bahwa persoalan sosial dapat diselesaikan melalui kepedulian dan kolaborasi berbagai pihak.

“Di balik ijazah yang berhasil ditebus, ada harapan yang kembali tumbuh dan masa depan yang kembali terbuka. Kami ingin memastikan tidak ada anak yang kehilangan kesempatan hanya karena persoalan ekonomi,” ujarnya.

Editor : Arif Ardliyanto

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network