Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Industrial Disnakertrans Jatim Sugeng Lestari mengatakan, sekitar 4.400 pekerja di Jatim berada pada tahap pra-PHK.
Potensi PHK itu dipengaruhi berbagai faktor. Mulai dari pelemahan permintaan ekspor, efisiensi perusahaan hingga permasalahan operasional. Para pekerja yang terancam PHK itu berasal dari wilayah Jombang, Mojokerto, Pasuruan, bahkan sampai Surabaya. “Kami terus memitigasi agar PHK tidak terjadi,” katanya.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
