Kesadaran Daftarkan Merek Meledak di Jatim, Permohonan Tembus 87 Ribu

Arif Ardliyanto
Kesadaran UMKM di Jawa Timur mendaftarkan merek terus meningkat. Hingga Agustus 2026 tercatat 87.445 permohonan merek dan 10.356 desain industri untuk memperkuat daya saing global. Foto iNewsSurabaya.id/ist

Ia juga mengapresiasi Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual yang mempercayakan Jawa Timur sebagai tuan rumah workshop, sekaligus berterima kasih kepada EUIPO dan tim SCOPE IPR yang telah berbagi pengalaman mengenai sistem perlindungan kekayaan intelektual di kawasan Eropa.

Dalam workshop tersebut, peserta mendapatkan berbagai materi strategis, mulai dari perlindungan merek dan desain industri, mekanisme perlindungan hak kekayaan intelektual di pasar Eropa, hingga pembahasan mengenai keterkaitan antara merek tiga dimensi dan desain industri.

Pengalaman EUIPO diharapkan menjadi referensi penting bagi pelaku usaha Indonesia, khususnya dalam melindungi desain kemasan maupun bentuk produk yang memiliki nilai ekonomi tinggi sehingga mampu bersaing di pasar internasional.

Fadjar menegaskan, perlindungan kekayaan intelektual bukan lagi sekadar aspek administratif, melainkan bagian dari strategi bisnis yang menentukan nilai tambah sebuah produk.

"Produk-produk unggulan Jawa Timur memiliki kualitas yang mampu bersaing di pasar internasional. Karena itu, pelindungan merek dan desain industri harus menjadi bagian dari strategi bisnis agar produk lokal memiliki nilai tambah, memperoleh kepastian hukum, serta semakin percaya diri memasuki pasar global," katanya.

Melalui kolaborasi antara Kementerian Hukum, Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, EUIPO, akademisi, dan pelaku usaha, diharapkan ekosistem kekayaan intelektual di Jawa Timur semakin kuat. Sinergi tersebut juga diyakini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam melindungi hasil inovasi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berbasis kreativitas, inovasi, dan daya saing global.

 

Editor : Arif Ardliyanto

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network