Hasil risk assessment tersebut kemudian disampaikan kepada pengelola dalam bentuk rekomendasi perbaikan. Langkah itu diharapkan dapat meningkatkan standar keselamatan sekaligus menciptakan destinasi wisata yang aman dan nyaman bagi masyarakat.
Polda Jatim juga mengimbau masyarakat yang hendak berwisata untuk memahami karakteristik medan dan memperbarui informasi mengenai kondisi destinasi yang akan dikunjungi.
Wisatawan diminta menaati rambu-rambu keselamatan, mengikuti arahan petugas, serta tidak memaksakan diri berkunjung apabila kondisi cuaca membahayakan atau kapasitas destinasi telah mencapai batas maksimal.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
