Kebakaran Bromo Meluas hingga 899 Hektare, Dua Titik Api Masih Aktif

Lukman Hakim
Dari kanan - Sekdaprov Jatim Adhy Karyono, Menko PMK Pratikno dan Kepala BNPB Suharyanto meninjau lokasi penanganan karhutla Gunung Bromo. (Foto : istimewa).

Kepala BNPB Suharyanto menambahkan, penanganan tidak hanya diarahkan untuk memadamkan api yang masih aktif, tetapi juga mencegah munculnya titik api baru.

BNPB juga menyiapkan operasi modifikasi cuaca apabila kondisi awan mendukung. Berdasarkan informasi BMKG, terdapat potensi awan hujan pada 14–16 Agustus atau sekitar 18 Agustus 2026.

“Kita upayakan dua titik ini Jumat sudah selesai. Kalau potensi awan hujan benar-benar ada, nanti kita lakukan operasi modifikasi cuaca supaya datang hujan. Kalau hujan tentu lebih efektif dan efisien,” pungkas Suharyanto.



Editor : Arif Ardliyanto

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network