Dukung Kesehatan Laut Situbondo, Perusahaan Telekomunikasi BUMN Ini Tanam 10.000 Bibit Lamun

Vitrianda Hilba Siregar
Menjaga kebersihan dan kesehatan ekosistem laut merupakan langkah vital demi kelestarian lingkungan pesisir serta keberlanjutan kehidupan masyarakat. Foto: ist

Sementara itu, Head of Telkom Banyuwangi-Situbondo, Muhammad Lukman Hakim, menyampaikan bahwa penanaman 10.000 bibit lamun merupakan bagian dari komitmen untuk ikut menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung upaya pemberdayaan sosial dan ekonomi bagi masyarakat.

“Program lingkungan yang dilakukan Telkom diharapkan tidak berhenti pada aktivitas penanaman semata. Keberadaan ekosistem yang dipulihkan harus dapat dijaga dan memberikan manfaat dalam jangka panjang. Karena itu, keterlibatan masyarakat lokal menjadi bagian penting dalam memastikan konservasi dapat berjalan secara berkelanjutan,” kata Lukman.

Komitmen tersebut juga diperkuat oleh Manager General Support Telkom Regional 3, Nugroho Adi Pracoyo. Ia mengatakan bahwa persoalan lingkungan membutuhkan keterlibatan banyak pihak karena dampaknya juga dirasakan secara bersama-sama.

“Kami hadir di Situbondo karena menganggap kolaborasi pentahelix menjadi suatu *concern* penting, sebagai bagian dari inisiatif *Go Zero* dan *Save Our Planet*. Mudah-mudahan apa yang kita tanam hari ini bisa menjadi warisan kita untuk masa depan: alam yang lestari, bumi yang hijau, dan keberlanjutan di masa yang akan datang,” jelas Nugroho.

Selain transplantasi 10.000 bibit lamun, rangkaian kegiatan juga diisi dengan edukasi mengenai ekosistem padang lamun yang disampaikan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur. Edukasi tersebut menjadi bagian penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai fungsi ekologis lamun sekaligus mendorong keterlibatan warga dalam menjaga kawasan pesisir.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan konservasi kepada KUB Karang Lestari, penandatanganan berita acara serah terima bantuan, serta simbolisasi transplantasi lamun bersama para pemangku kepentingan.

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat rehabilitasi padang lamun secara berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga ekosistem pesisir.

Lebih jauh, program ini diarahkan untuk membangun model konservasi pesisir berbasis kemitraan antara pemerintah, dunia usaha, masyarakat, dan lembaga sosial, serta mendukung pencapaian SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim), SDG 14 (Ekosistem Laut), dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).

Editor : Vitrianda Hilba Siregar

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network