Pemprov Jatim mendorong efisiensi penggunaan air, penyesuaian pola tanam, serta optimalisasi infrastruktur sumber air, seperti sumur bor, embung, dam parit, dan pompa.
Emil menegaskan penanganan harus dilakukan sebelum lahan mengalami puso. “Makanya antisipasi cepat. Bu Gubernur langsung menyiapkan rapat untuk kita segera memetakan potensi air permukaan, pompanya nanti disediakan dari pusat, dan sumur bor juga kita petakan yang sudah matang data geolistriknya,” pungkasnya.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
