SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Kesulitan menyusun metodologi penelitian hingga merangkai hasil riset menjadi karya ilmiah masih menjadi tantangan bagi mahasiswa dan peneliti di bidang teknologi informasi (IT). Persoalan tersebut menjadi salah satu latar belakang terbitnya buku referensi yang ditulis empat akademisi, yakni I Gede Susrama Mas Diyasa, Supangat, Yisti Vita Via, dan Mohammad Idhom.
Buku berjudul Riset Teknologi Informasi: Metodologi dan Penulisan Skripsi, Tesis, Disertasi, serta Artikel Ilmiah Bidang Teknologi Informasi itu membahas tahapan penelitian dan teknik penulisan karya ilmiah, mulai dari tugas akhir mahasiswa hingga artikel untuk publikasi akademik.
Supangat, Ketua Riset Sistem Digital Forensik Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi (Sistekin), Fakultas Teknologi Elektro dan Informatika Cerdas (FTEIC) Untag Surabaya, menilai pemahaman metodologi dan sistematika penulisan menjadi bagian penting dalam menghasilkan penelitian yang berkualitas.
Menurut dia, tidak sedikit mahasiswa maupun peneliti muda yang memiliki gagasan menarik, tetapi masih menghadapi kendala ketika menerjemahkan ide tersebut ke dalam penelitian yang terstruktur.
“Banyak peneliti muda dan mahasiswa yang memiliki ide cemerlang, tetapi terbentur pada penyusunan metodologi dan alur penulisan yang baku. Melalui buku ini, kami menyajikannya secara praktis dan sistematis agar setiap riset di bidang IT tak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga memiliki standar kualitas yang mampu menembus jurnal bereputasi,” ujar Supangat.
Materi dalam buku tersebut mencakup konsep dasar penelitian, pemilihan pendekatan, serta tahapan pelaksanaan riset. Pembahasan kemudian berlanjut pada teknik penyusunan karya ilmiah yang sistematis, termasuk penulisan skripsi, tesis, disertasi, dan artikel jurnal.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
