Kongres PSSI Jatim Tak Jelas, Liga 4 Ditunda! Nasib Pemain Muda Jadi Taruhan

Saiful Arif
Kongres PSSI Jatim belum jelas, Liga 4 ditunda dan dukungan anggaran tersendat. Nasib kompetisi serta pembinaan pemain muda ikut menjadi sorotan. Foto iNewsSurabaya.id/alup

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Ketidakpastian Kongres PSSI Asosiasi Provinsi (Asprov) Jawa Timur mulai menimbulkan kekhawatiran di kalangan sepak bola daerah. Penundaan kompetisi Liga 4, belum jelasnya jadwal kongres, hingga kendala dukungan anggaran pemerintah daerah dinilai berpotensi menghambat pembinaan pemain dan perkembangan sepak bola di Jawa Timur.

Sorotan terhadap persoalan tersebut menguat setelah beredarnya surat edaran penundaan Liga 4 yang sebelumnya dijadwalkan mulai bergulir pada 26 Oktober 2026. Penundaan ini memunculkan pertanyaan mengenai kelanjutan kompetisi sekaligus kepastian pemilihan pengurus definitif Asprov PSSI Jatim yang disebut masuk agenda Oktober–November 2026.

Di tengah situasi tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Asprov PSSI Jawa Timur, Khairul Anwar, menyampaikan bahwa surat permohonan pelaksanaan kongres telah dikirimkan pada bulan sebelumnya. Khairul, yang juga menjabat Ketua Asprov PSSI Jawa Tengah, memberikan penjelasan terkait proses pengajuan agenda organisasi tersebut.

Namun, hingga kini kepastian waktu pelaksanaan kongres masih menjadi perhatian para pemangku kepentingan sepak bola di daerah. Mereka mendesak agar persoalan organisasi segera diselesaikan sehingga tidak mengganggu agenda kompetisi dan program pembinaan yang telah direncanakan.

Mantan Ketua Askab PSSI Gresik sekaligus anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Rofiqi, meminta persoalan kongres tidak berlarut-larut. Menurutnya, ketidakjelasan kepengurusan dapat berdampak luas, mulai dari kompetisi antarklub hingga pembinaan pemain sejak usia dini.

"Urusan kongres Asprov PSSI Jatim segera dituntaskan dan jangan ditunda karena dampaknya teramat besar bagi perkembangan sepak bola Jatim. Bukan Liga 2, 3, dan 4 saja, tetapi di bawahnya masih ada sekolah sepak bola yang membutuhkan arah dan tujuan," ujar Rofiqi.

Ia menilai keberadaan kompetisi yang terstruktur sangat penting untuk menjaga kesinambungan pembinaan. Sekolah sepak bola (SSB) membutuhkan jalur kompetisi yang jelas agar pemain muda memiliki kesempatan mengasah kemampuan, mengukur perkembangan, dan melanjutkan karier ke tingkat yang lebih tinggi.

Kekhawatiran serupa disampaikan Ketua Askot PSSI Surabaya, Roky Maghbal. Menurutnya, ketidakpastian kompetisi dapat menghambat perkembangan talenta muda yang selama ini tumbuh melalui SSB dan klub-klub lokal.

Tanpa agenda pertandingan yang jelas, proses pembinaan pemain berisiko kehilangan arah. Padahal, kompetisi menjadi salah satu tahapan penting untuk membentuk mental bertanding sekaligus mempersiapkan pemain menghadapi persaingan di level yang lebih tinggi.

Selain persoalan kongres dan kompetisi, dukungan anggaran menjadi tantangan lain bagi organisasi sepak bola di daerah. Pemerintah daerah disebut masih enggan mengucurkan anggaran kepada Askab maupun Askot PSSI selama kepemimpinan organisasi tersebut berstatus pelaksana tugas.

Situasi ini berpotensi menghambat pelaksanaan program kerja, mulai dari persiapan kompetisi, pembinaan klub, hingga pengembangan pemain usia dini. Padahal, Askab dan Askot memiliki peran penting dalam menjaga ekosistem sepak bola di tingkat kabupaten dan kota.

Ketika kepastian kepengurusan belum diperoleh dan dukungan anggaran tersendat, ruang gerak organisasi untuk menjalankan program secara berkelanjutan menjadi semakin terbatas.

Karena itu, penyelesaian persoalan Kongres Asprov PSSI Jawa Timur dinilai mendesak. Kepastian jadwal kongres, status kepengurusan definitif, serta kelanjutan Liga 4 menjadi sejumlah hal yang dinantikan oleh pelaku sepak bola daerah.

Persoalan ini bukan sekadar menyangkut pergantian pengurus organisasi. Lebih jauh, kepastian tata kelola PSSI di tingkat provinsi turut menentukan keberlangsungan kompetisi, ruang berkembang bagi klub lokal, dan masa depan pemain muda yang tengah meniti jalan menuju sepak bola profesional.

Editor : Arif Ardliyanto

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network