Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dari Gang Dolly, Batik Maritim Surabaya Membuka Peluang Ekonomi Kreatif
Advertisement . Scroll to see content

Mengenal Ulur Wiji, Batik Dengan Pewarna Alami Yang Digemari Kaum Milenial

Jum'at, 22 Juli 2022 | 11:00 WIB
  • author Ali Masduki
Mengenal Ulur Wiji, Batik Dengan Pewarna Alami Yang Digemari Kaum Milenial
Co Founder Ulur Wiji, Nasta Rofika, bersama pembatik di BSI UMKM Center Surabaya, Jawa Timur, Kamis (21/7/2022). (Foto: Ali Masduki)

SURABAYA, iNews.id - Batik selama ini menjadi busana yang kerap dikenakan untuk acara-acara resmi, seperti acara kenegaraan atau kondangan. 

Namun baru-baru ini, batik justru menjadi busana keseharian bahkan yang mengenakan adalah kaum milenial. 

Salah satu produk batik yang digemari milenial ini adalah batik tulis Ulur Wiji yang diproduksi di pelosok Mojokerto. Tepatnya di Dusun Pandan Toyo, Desa Pandan Krajan, Kecamatan Kemlagi.

Sebagaimana pada umumnya, batik Ulur Wiji sendiri hadir dengan berbagai ragam motif. Hanya saja, motif-motif yang terukir di kain tidak terlalu rekat. Adanya jarak motif itulah yang membuat batik tidak terlihat formal.

Co Founder Ulur Wiji, Nasta Rofika, mengakui bahwa pihaknya sengaja membidik pasar anak muda. Sehingga motif batik disesuaikan agar tidak hanya dipakai pada acara formal, akan tetapi juga bisa dipakai sehari-hari.

"Jadi motif kami sebenarnya motif tradisional yang kita sederhanakan. Selain menghemat tenaga dan bahan, dengan membuat motif sederhana maka harga jual batik terjangkau," katanya saat ditemui di gerai Ulur Wiji BSI UMKM Center Surabaya, Jawa Timur, Kamis (21/7/2022).

Editor: Ali Masduki

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut