Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pengendalian Sampah Sungai di Surabaya Dorong Partisipasi Warga dan Ekonomi Sirkular
Advertisement . Scroll to see content

Perairan Tercemar Mikroplastik, Bangka Barat Darurat Pengelolaan Sampah Plastik

Minggu, 31 Juli 2022 | 23:15 WIB
  • author Ali Masduki
Perairan Tercemar Mikroplastik, Bangka Barat Darurat Pengelolaan Sampah Plastik
Buruknya pengelolaan sampah menjadi salah satu sumber kontaminasi mikroplastik. (Foto: ESN for iNewsSurabaya.id)

Lebih lanjut peneliti ESN ini menyebutkan bahwa di Pulau Bangka sebelumnya telah diteliti pada maret 2021 di sungai Baturusa sebesar 94 partikel mikroplastik dalam 100 liter air.

"Mikroplastik di perairan akan mengikat logam berat dan polutan air seperti pestisida, detergen dan menjadi media tumbuh bakteri patogen," terang alumnus biologi universitas Airlangga ini.

Prigi menyebutkan bahwa mikroplastik dibuat dengan 1000 jenis bahan tambahan seperti phtalat, bhispenil A,  pigmen warna dan senyawa lain yang termasuk dalam kategori senyawa pengganggu hormon atau endocrine disruption chemical compound. 

"Dampak senyawa pengganggu hormon adalah merusak sistem hormon dalam metabolisme tubuh manusia seperti hormon pertumbuhan, hormon reproduksi dan menimbulkan kanker," tuturnya.

Dijelaskan Prigi, bahwa saat ini kontaminasi bahan plastik kedalam makanan akan mendorong terjadinya penurunan kuantitas dan kualitas sperma lelaki di negara-negara Eropa dan Amerika Serikat.

Editor: Ali Masduki

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut