Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ekspor IKM Surabaya Tembus 2,73 Juta Dolar AS, SIL Festival 2026 Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal
Advertisement . Scroll to see content

Nguri-Nguri Budaya Lewat Sedekah Bumi yang Jadi Lambang Identitas Warga Surabaya

Senin, 05 September 2022 | 13:45 WIB
  • author Arif Ardliyanto
Nguri-Nguri Budaya Lewat Sedekah Bumi yang Jadi Lambang Identitas Warga Surabaya
Budaya menjadikan identitas suatu daerah, untuk itu Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Ketua TP PKK Kota Surabaya Rini Indriyani Eri Cahyadi menghadiri acara sedekah Bumi di Kampung Gadel, Kelurahan Karangpoh. Foto iNewsSurabaya/ist

SURABAYA, iNews.id - Budaya menjadikan identitas suatu daerah, untuk itu Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Ketua TP PKK Kota Surabaya Rini Indriyani Eri Cahyadi menghadiri acara sedekah Bumi di Kampung Gadel, Kelurahan Karangpoh, Kecamatan Tandes, Surabaya, Minggu (4/9/2022).

Tak hanya itu, Wali Kota Eri bersama Ning Rini juga mengikuti setiap prosesi sedekah bumi itu, termasuk keliling perkampungan hingga ke titik akhir di punden wilayah itu.

Wali Kota Eri mengatakan bahwa bangsa yang baik dan kota yang baik itu adalah yang tidak pernah melupakan tradisi yang sudah dimiliki selama ini. Makanya, ia sangat mengapresiasi sedekah bumi yang digelar di Kampung Gadel itu, karena ia menilai sedekah bumi adalah tradisi yang dimiliki Surabaya dan sampai saat ini masih terus dilanjutkan.“Jadi, tradisi ini harus terus dilanjutkan dan dijalankan, jangan sampai dilupakan,” tegas Wali Kota Eri.

Apalagi, lanjut dia, Surabaya ini terkenal dengan budaya “Arek”. Menurutnya, budaya arek sangat lekat dengan toleransi yang tinggi dan gotong royong yang tinggi. Kali ini, budaya arek itu ditunjukkan di Kampung Gadel saat menggelar sedekah bumi. Sebab, melalui acara itu, seluruh elemen masyarakat di kampung tersebut ikut terlibat, mereka semua bergotong royong dan larut dalam kebersamaan.

“Ini menunjukkan bahwa budaya arek masih kuat di Surabaya. Apalagi, sedekah bumi ini dilakukan dengan swadaya masyarakat, yang mana masyarakat per rumah memberikan bantuannya untuk acara ini. Makanya, saya berharap warga Kota Surabaya untuk terus melestarikan budaya ini, karena ini menjadi perekat pemersatu dari seluruh warga Kota Surabaya, khususnya di Kampung Gadel ini,” kata dia.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut