Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Komitmen Terapkan K3, SIER Boyong Empat Penghargaan K3 dari Pj Gubernur Jatim
Advertisement . Scroll to see content

Kontroversi! Pj Gubernur Jatim Sebut Program Mudik Gratis Kurang Optimal, Ini Alasannya

Minggu, 07 April 2024 | 18:10 WIB
  • author Lukman Hakim
Kontroversi! Pj Gubernur Jatim Sebut Program Mudik Gratis Kurang Optimal, Ini Alasannya
Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono. Foto iNewsSurabaya/lukman

Dalam acara Mudik Bareng di depan Kantor Dishub Jatim, Adhy Karyono memberangkatkan secara langsung 96 unit bus dengan total 3.840 orang penumpang. 

Pemberangkatan bus dilakukan dengan pengibasan bendera oleh Pj. Gubernur Adhy didampingi Pj.Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jatim Bobby Soemiarsono, Kepala Dishub Jatim Nyono, serta Kepala PT. Jasa Raharja Cabang Utama Jatim Tamrin Silalahi.

 Lebih jauh, Adhy mengingatkan untuk mengantisipasi banyaknya kecelakaan kendaraan bermotor yang didominasi oleh kendaraan roda dua atau sepeda motor. Mudik Gratis ini, sebutnya, dapat menjadi salah satu solusi meminimalisir probabilitas kecelakaan. 

"Mereka yang ikut mudik ini kemarin motornya diangkut dengan truk dan hari ini orangnya yang berangkat. Jadi kebutuhan berkendara di kampung halaman dengan motornya tetap terpenuhi. Yang paling penting keamanan dan kenyamanan," katanya. 

Sebagai informasi, rute Mudik Gratis kali ini meliputi Surabaya - Madiun dengan 8 bus, Surabaya - Magetan 10 bus, Surabaya - Ponorogo 17 bus, Surabaya - Nganjuk (via arteri) 3 bus, Surabaya - Tulungagung 3 bus, Surabaya - Blitar (via Pare) 1 bus, Surabaya - Trenggalek 8 bus, Surabaya - Pacitan 13 bus, Surabaya - Jember 5 bus, Surabaya - Malang - Blitar 2 bus, dan Surabaya - Banyuwangi (via Jember) 8 bus. 

Kemudian, Surabaya - Banyuwangi (via Situbondo) sehanyak 4 bus, Surabaya - Ngawi 8 bus, Surabaya - Tuban 1 bus, Surabaya - Sumenep 2 bus, serta Surabaya - Bojonegoro 2 bus. 

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut