Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Sports Mobile Legends Masuk Kurikulum Ekstrakurikuler di 100 SMP - SMA di Surabaya
Advertisement . Scroll to see content

Mengatasi Tantangan Pendidikan Tinggi di Indonesia, Misi Merdeka Belajar Bergerak Bersama

Minggu, 05 Mei 2024 | 07:07 WIB
  • author Hendro Djatmiko
Mengatasi Tantangan Pendidikan Tinggi di Indonesia, Misi Merdeka Belajar Bergerak Bersama
Seminar Mengatasi Tantangan Pendidikan Tinggi di Indonesia. Foto iNewsSurabaya/hendro

SURABAYA, iNewsSurabaya.id - Pendidikan tinggi di Indonesia menghadapi tantangan yang kompleks, disorot oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Dirjen Diktiristek), Prof. Dr. Abdul Haris. 

Pertama, kesenjangan akses mencerminkan bahwa hanya 30-40% lulusan SMA/SMK/sederajat yang melanjutkan ke perguruan tinggi, masih di bawah negara tetangga seperti Vietnam dan Thailand.

Kedua, kesenjangan kualitas muncul dari jumlah fantastis perguruan tinggi di Indonesia, yang mengakibatkan disparitas dalam pembelajaran dan kualitas pengajar.

Ketiga, relevansi perguruan tinggi dipertanyakan dengan munculnya program merdeka belajar, yang menekankan penyempurnaan keterampilan yang relevan dengan industri.

Dalam menanggapi tantangan ini, Ditjen Diktiristek berfokus pada peningkatan akses, mutu, dan relevansi pendidikan tinggi, serta peningkatan tata kelola dan penguatan riset dan inovasi. Kolaborasi antar stakeholder di bidang pendidikan tinggi dianggap sebagai kunci untuk menghadapi tantangan ini melalui misi merdeka belajar.
  
"Ini pekerjaan besar yang sudah kita lakukan untuk memecahkan tiga persoalan prioritas tadi," ucapnya. 
 

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut