Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Seragam Sekolah Tak Boleh Lagi Dijual di Sekolah, Ini Temuan Pemkot yang Buat Orang Tua Terbebani
Advertisement . Scroll to see content

Begini Cara Surabaya Atasi Kenakalan Anak, Beda Dengan Jawa Barat!

Selasa, 10 Juni 2025 | 09:02 WIB
  • author Arif Ardliyanto
Begini Cara Surabaya Atasi Kenakalan Anak, Beda Dengan Jawa Barat!
Pemerintah Kota Surabaya meluncurkan Rumah Ilmu Arek Suroboyo (RIAS), sebuah program inovatif yang menyatukan pendidikan, pembinaan karakter, hingga layanan psikososial. Foto iNewsSurabaya/dok pemkot

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Kota Surabaya, sebagai salah satu kota metropolitan terbesar di Indonesia, tengah menghadapi tantangan serius dalam perkembangan sosial anak-anak. Fenomena seperti begadang berlebihan, kecanduan game online, hingga membangkang pada orang tua dan bolos sekolah, semakin marak terjadi. Kondisi ini bukan lagi dianggap sekadar kenakalan remaja, melainkan sinyal kuat bahwa generasi muda membutuhkan intervensi nyata dari negara.

Menjawab tantangan ini, Pemerintah Kota Surabaya meluncurkan Rumah Ilmu Arek Suroboyo (RIAS), sebuah program inovatif yang menyatukan pendidikan, pembinaan karakter, hingga layanan psikososial bagi anak-anak yang mengalami permasalahan sosial.

Penanganan anak-anak ini berbeda dengan cara yang dipakai di Jawa Barat. Pemkot lebih memilih cara terbaik dengan menyelesaikan dari berbagai sisi. 

Menurut M. Isa Ansori, pengurus Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Jawa Timur dan pemerhati kebijakan sosial, kehadiran RIAS menjadi bukti nyata peran negara dalam melindungi hak tumbuh kembang anak. 

Isa menekankan pentingnya tindakan proaktif untuk memastikan setiap anak tumbuh dalam lingkungan yang aman dan mendukung.

“RIAS tidak sekadar tempat singgah. Ini adalah pusat pembinaan terpadu yang terintegrasi dengan Kampung Anak Negeri dan Asrama Bibit Unggul. Anak-anak akan mendapatkan pendidikan karakter, pelatihan keterampilan hidup, dan terapi psikososial secara intensif,” jelasnya, Senin (9/6/2025).

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut