Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tak Mau Wayang Kulit Hilang Ditelan Zaman, Kampus Merah Putih Gelar Pertunjukan Spektakuler
Advertisement . Scroll to see content

Untag Surabaya Resmikan Fakultas Kedokteran, Jawab Krisis Dokter di Indonesia

Rabu, 09 Juli 2025 | 16:43 WIB
  • author Arif Ardliyanto
Untag Surabaya Resmikan Fakultas Kedokteran, Jawab Krisis Dokter di Indonesia
Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya resmi membuka Fakultas Kedokteran untuk mencetak dokter patriotik dan menjawab kebutuhan tenaga medis di Jawa Timur. Foto iNewsSurabaya/arif

Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan FK Untag. Melalui Dinas Kesehatan, Pemprov akan berperan sebagai pembina teknis, sekaligus penghubung antara institusi pendidikan dan kebutuhan layanan kesehatan di daerah.

“Kami siap mendampingi Untag melalui pengawasan mutu, pembinaan RS tipe B, dan pemetaan kebutuhan dokter di seluruh pelosok Jatim,” ujar Emil.

Rektor Untag Surabaya, Prof. Mulyanto Nugroho, mengungkapkan bahwa izin operasional FK diperoleh dari Kementerian Kesehatan RI pada 13 Desember 2024. Pendaftaran mahasiswa baru bahkan telah dibuka sebelum peluncuran resmi.

FK Untag juga memberikan kemudahan akses pendidikan dengan memberikan potongan biaya pendaftaran hingga 25 persen. Dengan Dana Pengembangan Pendidikan (DPP) yang kompetitif, FK ini menjadi salah satu yang paling terjangkau di antara perguruan tinggi swasta.

“Kami membatasi jumlah mahasiswa maksimal hanya 50 orang per angkatan untuk menjaga kualitas pendidikan,” tegas Prof. Mulyanto.

Emil Dardak juga memberikan apresiasi tinggi terhadap tokoh-tokoh yang turut mendorong berdirinya FK Untag, seperti Prof. Ruhiyat, Prof. Dikman, dan dr. Purwadi yang kini menjabat sebagai Dekan FK Untag Surabaya.

"Saya ucapkan selamat dan sukses. Saya yakin fakultas ini akan melahirkan dokter-dokter yang tidak hanya cerdas, tapi juga patriotik," tutup Emil.

 

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut