Salat Dhuha Rutin Jadi Program Pembentukan Karakter Sekolah, Begini Respon Orang Tua Siswa
Dengan manfaat yang begitu besar, tak heran jika pihak sekolah memilih salat Dhuha sebagai medium untuk membentuk karakter siswa secara spiritual dan sosial.
Program ini mendapat sambutan hangat dari para wali murid. Salah satunya adalah Ratna Nawang, orang tua dari salah satu siswa SD Mumtaz. Ia merasa bersyukur atas perubahan positif yang dilihat pada putrinya setelah mengikuti pembiasaan salat Dhuha di sekolah.
“Alhamdulillah, anak saya yang masih usia dini sudah terbiasa salat dan mulai paham nilai-nilai agama. Saya sangat terharu dan berharap dia bisa istiqomah,” ungkap Ratna.
Keberhasilan pendidikan karakter tidak lepas dari sinergi antara sekolah, keluarga, dan lingkungan. SD Mumtaz membuktikan bahwa dengan pendekatan yang konsisten dan melibatkan semua pihak, pembentukan akhlak mulia pada anak bisa berjalan optimal.
Program seperti ini diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Jawa Timur, bahkan di seluruh Indonesia, dalam mewujudkan generasi muda yang tangguh, berakhlak, dan dekat dengan nilai-nilai keislaman.
Editor : Arif Ardliyanto