TPS Catat Lonjakan Arus Peti Kemas Internasional, Koreksi Domestik Dipicu Ketidakseimbangan Kapal
Sekretaris Perusahaan TPS, Erika Asih Palupi, menyebut pertumbuhan ini sebagai tanda kepercayaan kuat dari pengguna jasa terhadap kualitas pelayanan TPS.
Pujian juga datang dari Wakil Ketua Umum ALFI Jatim, Husni, yang menilai pelayanan bongkar muat, receiving, hingga delivery semakin rapi dan efisien. Meski demikian, pelaku usaha masih berharap percepatan proses receiving-delivery serta penguatan integrasi sistem IT.
Untuk menjawab tantangan ini, TPS tengah mempercepat elektrifikasi 22 unit RTG, menambah 3 reach stacker, serta melakukan deployment 14 e-RTG baru secara bertahap. Langkah tersebut diharapkan memperkuat produktivitas lapangan penumpukan.
SVP Komersial dan Pengembangan Bisnis TPS, Bayu Setyadi, menegaskan peningkatan fasilitas ini merupakan bagian dari strategi TPS untuk menjaga standar layanan sekaligus memperkuat daya saing.
Selama Januari–Oktober 2025, produktivitas bongkar muat TPS mencatat 52 box/ship/hour, di atas standar minimum Kementerian Perhubungan (48 box/ship/hour). Dengan performa tersebut, TPS mempertahankan pangsa pasar 83% di Pelabuhan Tanjung Perak untuk layanan peti kemas internasional.
Editor : Arif Ardliyanto