Air Mata Rindu di Hari Ibu, Warga Binaan Lapas Banyuwangi Peluk dan Basuh di Kaki Bunda
Selasa, 23 Desember 2025 | 05:02 WIB
Salah seorang warga binaan berinisial ANP (30) tak mampu menahan air mata saat berbicara usai prosesi. Ia mengaku momen Hari Ibu tersebut menjadi tamparan sekaligus pelukan batin yang membangkitkan kesadarannya.
“Saya berterima kasih kepada pihak lapas karena telah mengingatkan kami betapa besar arti seorang ibu dalam hidup. Kesempatan ini sangat berharga,” ucapnya dengan suara bergetar.
Kegiatan ditutup dengan pelukan hangat antara ibu dan anak, menghadirkan pemandangan yang sarat harapan. Di balik tembok tinggi dan jeruji besi, cinta seorang ibu terbukti tak pernah terpenjara—menjadi cahaya yang membimbing langkah anak-anaknya menuju perubahan dan masa depan yang lebih baik.
Editor : Arif Ardliyanto