get app
inews
Aa Text
Read Next : Kawasan Industri Mojokerto Rawan Pelanggaran? Imigrasi Awasi WNA secara Digital

Pencurian di Dalam Pesawat Terbongkar, 2 WNA asal China Langsung Dideportasi

Rabu, 04 Februari 2026 | 13:54 WIB
header img
Dua WNA asal China ditangkap usai diduga mencuri uang penumpang di dalam pesawat rute Jakarta–Surabaya. Imigrasi Juanda langsung bertindak tegas. (Foto: Istimewa).

SIDOARJO, iNewsSurabaya.idAksi pencurian lintas negara berhasil digagalkan. Dua Warga Negara Asing (WNA) asal China tertangkap tangan diduga melakukan pencurian di dalam pesawat pada penerbangan Citilink QG716 rute Jakarta–Surabaya, Kamis (22/1/2026).

Kedua WNA berinisial WM dan LJ itu kini harus berurusan dengan pihak Imigrasi setelah ulahnya terbongkar sesaat pesawat mendarat. Kasus ini menjadi sorotan karena dilakukan di ruang terbatas pesawat udara, lokasi yang kerap dianggap aman oleh penumpang.

Peristiwa bermula pukul 11.15 WIB, ketika korban yang merupakan Warga Negara Malaysia meninggalkan kursinya untuk menuju toilet. Tanpa disadari, tas kabin berisi uang tunai Rp5 juta dan USD 500 yang disimpan di kompartemen atas (overhead bin) menjadi sasaran.

Gerak-gerik mencurigakan salah satu penumpang tak luput dari pengamatan awak kabin. Seorang pria yang belakangan diketahui berinisial WM terlihat membuka tas penumpang lain dan memindahkannya. Kecurigaan itu semakin menguat ketika korban kembali ke kursinya dan mendapati tas miliknya dalam kondisi terbuka, berada tepat di samping tersangka.


Dua WNA asal China ditangkap usai diduga mencuri uang penumpang di dalam pesawat rute Jakarta–Surabaya. Imigrasi Juanda langsung bertindak tegas. Foto Surabaya.iNews.id/ist

Situasi mendadak tegang saat dilakukan pengecekan bersama awak kabin. Secara mengejutkan, WM justru melemparkan uang ke kursi korban. Aksi spontan itu menjadi petunjuk kuat bahwa pencurian memang telah terjadi.

Laporan kejadian langsung diteruskan kepada petugas setibanya pesawat di Bandara Juanda. Respons cepat pun dilakukan melalui koordinasi lintas instansi, mulai dari Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Angkasa Pura, Lanudal TNI AL, Satgas Bandara Juanda, pihak maskapai, hingga awak kabin. Menariknya, laporan awal diterima sekitar pukul 12.30 WIB dari tim Subdirektorat Penyidikan Direktorat Jenderal Imigrasi yang kebetulan berada dalam penerbangan yang sama.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut