Gelontoran Bansos Awal 2026 di Tengah 3,8 Juta Warga Miskin Jatim
Berdasarkan wilayah tempat tinggal, penurunan kemiskinan terjadi baik di perkotaan maupun perdesaan. Pada periode Maret 2025 hingga September 2025, jumlah penduduk miskin di perkotaan berkurang sekitar 3,4 ribu orang, sedangkan di perdesaan turun sekitar 68,2 ribu orang.
Persentase kemiskinan di perkotaan menurun dari 7,00 persen menjadi 6,93 persen, sementara di perdesaan turun dari 12,86 persen menjadi 12,55 persen.
Herum menambahkan, sejumlah faktor turut memengaruhi penurunan tingkat kemiskinan. Di antaranya, inflasi yang relatif terkendali sebesar 2,53 persen secara tahunan pada September 2025, pertumbuhan ekonomi Jatim sebesar 5,22 persen pada triwulan III 2025, serta pertumbuhan konsumsi rumah tangga sebesar 4,91 persen pada periode yang sama.
Editor : Arif Ardliyanto