get app
inews
Aa Text
Read Next : Bolehkah Niat Puasa Ramadan Dilakukan Sekali Dalam Sebulan? Ini Penjelasan Ulama

Lupa Niat Puasa Ramadan? Ini Hukum dan Solusinya Menurut Ulama

Kamis, 19 Februari 2026 | 09:33 WIB
header img
Bagaimana jika lupa niat puasa Ramadan? Simak hukum, dalil hadis, serta solusi berdasarkan pendapat ulama agar puasa tetap sah. Foto ist

Karena itu, banyak umat Islam membiasakan membaca niat setiap selesai salat tarawih atau ketika sahur, sebagai bentuk kehati-hatian.

Mazhab Maliki: Cukup Sekali untuk Sebulan

Berbeda dengan Mazhab Syafi’i, Mazhab Maliki memiliki pandangan yang lebih longgar. Menurut mazhab ini, niat puasa Ramadan cukup dilakukan sekali pada malam pertama untuk satu bulan penuh.

Pandangan ini dijelaskan oleh ulama kontemporer Yusuf Al-Qaradawi dalam Fiqh al-Shiyam. Alasannya, puasa Ramadan dipandang sebagai satu rangkaian ibadah utuh, bukan ibadah yang terpisah setiap harinya.

Pendapat ini kerap menjadi solusi bagi mereka yang khawatir lupa berniat di salah satu malam.

Mengambil Jalan Tengah yang Lebih Aman

Sebagian ulama menyarankan agar umat Islam mengambil sikap kehati-hatian. Artinya, boleh berniat untuk satu bulan penuh di malam pertama Ramadan mengikuti pendapat Mazhab Maliki, namun tetap membiasakan memperbarui niat setiap malam sebagaimana pendapat Mazhab Syafi’i.

Dengan cara ini, kekhawatiran lupa atau ketiduran tidak lagi menjadi beban pikiran yang berlebihan.

Bacaan Niat Puasa Ramadan

Berikut bacaan niat puasa Ramadan untuk satu hari:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta’ala.

Artinya: “Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa bulan Ramadan tahun ini, karena Allah Ta’ala.”

Sementara niat untuk satu bulan penuh:

نَوَيْتُ صَوْمَ جَمِيْعِ شَهْرِ رَمَضَانِ هٰذِهِ السَّنَةِ فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma jami’i syahri Ramadhani hadzihis sanati fardhan lillahi ta’ala.

Artinya: “Aku niat berpuasa di sepanjang bulan Ramadan tahun ini, wajib karena Allah Ta’ala.”

Pada akhirnya, niat bukan sekadar lafaz yang diucapkan, tetapi kesadaran hati untuk beribadah karena Allah. Di tengah kesibukan dan rutinitas harian, memastikan niat setiap malam bisa menjadi momen refleksi kecil—bahwa puasa bukan hanya menahan lapar, melainkan juga menjaga kesungguhan hati dalam beribadah.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut