Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Nasib Ibu Muda yang Bekap Bayinya hingga Tewas di Kos Jombang, Dituntut 12 Tahun Penjara
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Kelam di Kontrakan Mojoagung, Fauziah Akhirnya Divonis 17 Tahun atas Pembunuhan Suami Siri

Kamis, 26 Februari 2026 | 18:47 WIB
  • author Zainul Arifin
Kisah Kelam di Kontrakan Mojoagung, Fauziah Akhirnya Divonis 17 Tahun atas Pembunuhan Suami Siri
Majelis hakim PN Jombang menjatuhkan hukuman 17 tahun kepada Fauziah dalam kasus pembunuhan berencana suami siri. Racun potasium dan penganiayaan jadi bukti kunci. Foto Surabaya.iNews.id/zainul

JOMBANG, iNewsSurabaya.id – Tangis keluarga pecah di ruang sidang saat majelis hakim di Pengadilan Negeri Jombang membacakan putusan terhadap Fauziah Priati Ningsih (47). Perempuan itu divonis 17 tahun penjara setelah terbukti membunuh suami sirinya, Lukman Haqim (45), di rumah kontrakan Dusun Karangtengah, Desa Johowinong, Kecamatan Mojoagung.

Putusan dibacakan Ketua Majelis Hakim Putu Wahyudi dalam sidang vonis, Kamis (26/2/2026), sekaligus menutup rangkaian persidangan perkara yang sejak awal menyita perhatian warga Jombang.

Dalam amar putusannya, majelis hakim menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pembunuhan berencana sebagaimana dakwaan primer jaksa.

“Menjatuhkan pidana penjara selama 17 tahun dan memerintahkan terdakwa tetap berada dalam tahanan,” tegas hakim ketua di ruang sidang.

Vonis tersebut sama dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), yang menjerat terdakwa dengan Pasal 340 KUHP lama, kini disesuaikan dengan Pasal 459 KUHP Nasional yang baru.

Majelis hakim menilai perbuatan Fauziah tergolong berat karena dilakukan secara terencana. Dari fakta persidangan terungkap, terdakwa mencampurkan racun potasium ke dalam minuman korban. Tak berhenti di situ, korban juga dianiaya menggunakan balok kayu dan pisau dapur hingga akhirnya meninggal dunia.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut