get app
inews
Aa Text
Read Next : Mitigasi Risiko Penyimpangan, Pemprov Jatim Perkuat Sistem Pengawasan Dana Hibah

Beasiswa PAUD Surabaya Cair Februari–Maret, Dirapel untuk 7.900 Penerima

Selasa, 03 Maret 2026 | 11:53 WIB
header img
Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Ajeng Wira Wati. Foto : Trisna.

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Kepastian pencairan beasiswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kota Surabaya mulai menemui titik terang. 

Setelah sempat dijadwalkan cair pada Januari 2026, proses pencairan tertunda karena kendala administrasi dan penyesuaian data penerima.

Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Ajeng Wira Wati, menyampaikan bahwa beasiswa PAUD dipastikan cair pada Februari hingga Maret 2026 dan akan dirapel.

“Beasiswa PAUD seharusnya cair Januari, tetapi ada kendala administratif, termasuk penempatan data penerima desil 1 sampai desil 5 sebagai subjek sasaran. Informasinya, pencairan dilakukan pada Februari dan Maret, sehingga dirapel,” kata Ajeng, Selasa (3/3/2026).

Ia berharap percepatan pencairan ini dapat segera dirasakan oleh sekitar 7.900 penerima, khususnya keluarga miskin (gamis) dan pra-miskin (pragamis). Menurutnya, program ini harus benar-benar menyasar anak usia 2–6 tahun pada jenjang PAUD dan TK.

Ajeng juga mendorong agar mekanisme pencairan dana dapat langsung disalurkan ke lembaga pendidikan, sehingga tidak membebani wali murid. “Kalau bisa anggarannya langsung masuk ke lembaga, jadi tidak memberatkan orang tua,” tegasnya.

Ia meminta Dinas Sosial (Dinsos) Surabaya rutin memperbarui data penerima karena bersifat dinamis. Pembaruan data dinilai penting agar jika terjadi penambahan atau pengurangan anggaran, prosesnya bisa segera disesuaikan. Selain itu, ia berharap tetap terbuka ruang pengajuan bagi calon penerima baru.

Ajeng optimistis program beasiswa PAUD ini dapat mendukung Surabaya sebagai kota layak anak sekaligus memperkuat konsep PAUD holistik integratif.

Tak hanya fokus pada pendidikan anak, Ketua Fraksi Gerindra tersebut juga berharap program ini terintegrasi dengan pendidikan parenting melalui program Sekolah Orang Tua Hebat.

“Harapannya tidak hanya menyasar pendidikan anak usia dini, tetapi juga parenting, karena akan disinergikan dengan Sekolah Orang Tua Hebat,” ujarnya.

Program tersebut, lanjut Ajeng, bertujuan meningkatkan pemahaman keluarga gamis dan pragamis terkait kesehatan, gizi, psikologi, dan pendidikan anak.

“Sekolah Orang Tua Hebat menyasar peningkatan pemahaman kesehatan, gizi, psikologi, dan pendidikan bagi keluarga gamis maupun pragamis,” pungkasnya.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut