Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kebakaran Hutan Landa Banyuwangi, 2 Hektare Kawasan Perhutani Hangus Dilalap Api
Advertisement . Scroll to see content

Detik-Detik Bocah 7 Tahun di Banyuwangi, Terseret Sungai Saat Kejar Sandal yang Hanyut

Rabu, 11 Maret 2026 | 10:53 WIB
  • author Siswanto
Detik-Detik Bocah 7 Tahun di Banyuwangi, Terseret Sungai Saat Kejar Sandal yang Hanyut
Kejadian tragis terjadi di Banyuwangi ketika seorang bocah 7 tahun terseret arus sungai saat mengejar sandal yang hanyut. Korban ditemukan meninggal dunia setelah pencarian warga. Foto Surabaya.iNews.id/siswanto

Tak lama berselang, Bhabinkamtibmas Desa Jajag Aipda Geger Yuliasmoko bersama warga setempat langsung bergerak melakukan pencarian di sepanjang aliran sungai.

Kapolsek Gambiran, AKP Dwi Wijayanto, mengatakan tim gabungan bersama warga segera melakukan penyisiran untuk menemukan korban.

“Tim gabungan bersama warga setempat segera melakukan pencarian di sepanjang aliran sungai. Setelah dilakukan penyisiran beberapa waktu, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa,” ujar AKP Dwi Wijayanto.

Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi dan dibawa ke RS Al-Rohmah Jajag, Kecamatan Gambiran, untuk memastikan kondisi korban. Namun, nyawa bocah tersebut tidak dapat diselamatkan.

AKP Dwi Wijayanto membenarkan bahwa korban diduga meninggal dunia akibat tenggelam di aliran sungai yang berada di belakang SDN 6 Jajag.

“Menurut keterangan pihak keluarga, korban diketahui tidak bisa berenang,” jelasnya.

Jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Kepergian Ahmad Baihaqi Nadhirrizky meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, serta warga sekitar yang mengenalnya sebagai anak yang ceria.

Kapolsek Gambiran juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat bermain di sekitar sungai maupun area berbahaya lainnya.

Ia berharap peristiwa tragis ini menjadi pengingat bagi semua pihak untuk lebih waspada demi mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut