Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : SID hingga Stereowall Siap Guncang Lapangan Bumi Marinir Surabaya 6 Desember
Advertisement . Scroll to see content

Remaja Diduga Terkena Peluru Nyasar Latihan Militer di Karangpilang, Marinir Sampaikan Klarifikasi

Kamis, 02 April 2026 | 20:23 WIB
  • author Riyan Rizki Roshali
Remaja Diduga Terkena Peluru Nyasar Latihan Militer di Karangpilang, Marinir Sampaikan Klarifikasi
Prajurit Marinir TNI AL. Foto: Dok

JAKARTA, iNewsSurabaya.id - Komandan Hukum Resimen Bantuan Tempur 2 Marinir Mayor Ahmad Fauzi akhirnya angkat bicara mengenai insiden peluru nyasar yang diduga berasal dari latihan militer 4 batalyon di lapangan tembak Bumi Marinir Karangpilang, Surabaya.

Peristiwa tragis tersebut menimpa seorang remaja asal Gresik, Jawa Timur, Darrell Fauta Hamdani (14). Dalam pernyataannya, Mayor Ahmad Fauzi menyampaikan rasa empati dan simpati yang mendalam atas musibah yang dialami oleh para korban tersebut.

“Pertama-tama kami menyampaikan turut prihatin atas terjadinya musibah yang menimpa dua siswa SMP di Gresik. Kami memahami peristiwa ini menimbulkan kecemasan dan kekhawatiran bagi kita semua. Kami atas nama Komandan Resimen Bantuan Tempur 2 Marinir menyampaikan rasa simpati dan empati yang tulus terhadap para korban,” kata dia dalam keterangannya, Kamis (2/4/2026)..

Dia menyebutkan, sejak menerima informasi adanya peristiwa tersebut, pihaknya langsung melakukan koordinasi dan pendalaman di tempat kejadian perkara (TKP).

“Serta memastikan kedua korban mendapat tindakan medis walaupun sampai saat ini belum bisa dipastikan bahwa peluru tersebut berasal dari Korps Marinir masih perlu penyelidikan dan pendalaman lebih lanjut bahwa kesatuan telah memberikan perawatan di rumah sakit Siti Khadijah berupa membiayai seluruh operasi pengangkatan proyektil perawatan selama operasi dan kontrol lanjutan serta memberikan santunan kepada keluarga,” ujar dia.

Editor: Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut