Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tim Putra-Putri Surabaya Juara GSI Jawa Timur, 14 Pemain Dibidik Masuk Skuad Nasional
Advertisement . Scroll to see content

3 Siswi SMKN 6 Surabaya Wakili Jatim ke Nasional LKS 2026, Ini Rahasia Suksesnya

Kamis, 16 April 2026 | 12:03 WIB
  • author Saipul Yudi
3 Siswi SMKN 6 Surabaya Wakili Jatim ke Nasional LKS 2026, Ini Rahasia Suksesnya
Tiga siswi SMKN 6 Surabaya lolos ke tingkat nasional LKS 2026 setelah meraih juara 1. Simak kisah perjuangan, latihan intens, dan target mereka selanjutnya. Foto saipul

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Tiga siswi terbaik dari SMKN 6 Surabaya berhasil menorehkan prestasi membanggakan. Mereka dipastikan melaju ke tingkat nasional setelah meraih juara 1 dalam Lomba Kompetensi Siswa Pendidikan Menengah (LKS Dikmen) tingkat Provinsi Jawa Timur 2026.

Ketiganya adalah Olivia Widia Sari Pratama (Cooking), Nabila Dwi Aprilia (Beauty Therapy), dan Nadine Pramitha (Hairdressing). Di balik kemenangan ini, tersimpan proses panjang penuh latihan, tekanan, dan tekad kuat untuk tampil maksimal.

Kepala SMKN 6 Surabaya, Asyharuddin, tak bisa menyembunyikan rasa bangganya. Sejak awal, sekolah memang menargetkan tiga bidang tersebut mampu menembus juara pertama.

Target itu bukan sekadar ambisi. Persiapan dilakukan secara serius melalui pembentukan tim khusus yang terdiri dari enam pembimbing. Masing-masing bidang didampingi dua pelatih yang fokus memetakan kekuatan dan kelemahan lawan.

“Setiap kompetitor kami pelajari. Dari situ kami tingkatkan potensi siswa agar lebih siap saat bertanding,” ujar Asyharuddin.

Selama satu bulan penuh sebelum lomba, para siswa digembleng dengan latihan intensif. Tidak hanya kemampuan teknis, tetapi juga ketahanan mental.

Menariknya, SMKN 6 Surabaya tidak hanya fokus pada keterampilan. Aspek psikologis justru menjadi perhatian utama dalam seleksi peserta.

Proses seleksi berlangsung hampir setengah bulan, termasuk melalui tes psikologi. Tujuannya untuk memastikan siswa siap menghadapi tekanan kompetisi.

“Skill bisa dilatih, tapi mental harus benar-benar siap. Itu yang kami utamakan,” tegasnya.

Salah satu kisah menarik datang dari Nadine Pramitha, juara 1 Hairdressing. Ia harus menghadapi empat modul sekaligus, mulai dari cutting, coloring, styling, hingga teknik khusus seperti hair extension.

Namun, tantangan terbesar justru datang dari teknik yang belum pernah ia coba sebelumnya.

“Teknik kepang yang keluar saat undian itu benar-benar baru buat saya. Jadi langsung praktik di tempat,” ungkap Nadine.

Meski sempat tertekan, ia berhasil menyelesaikan seluruh modul tanpa overtime. Beberapa bahkan dikerjakan dalam waktu yang sangat mepet.

Menghadapi tingkat nasional, SMKN 6 Surabaya menyiapkan strategi lebih matang. Para siswa akan menjalani pelatihan intensif selama satu bulan dengan melibatkan dunia industri.

Khusus bidang cooking, sekolah bahkan menggandeng industri perhotelan. Hal ini menjadi penting karena setelah enam tahun absen, kategori cooking kembali masuk ke tingkat nasional.

Meski menargetkan dua medali emas, pihak sekolah tetap realistis. Fokus utama adalah memastikan ketiga siswi tampil maksimal.

Evaluasi dari lomba sebelumnya juga menjadi catatan penting. Salah satunya soal manajemen waktu.

“Kami ingatkan agar tidak terburu-buru. Waktu harus dimanfaatkan maksimal, jangan sampai selesai terlalu cepat tapi hasil kurang optimal,” jelas Asyharuddin.

Kini, Olivia, Nabila, dan Nadine membawa harapan besar untuk Jawa Timur. Mereka bukan hanya membawa nama sekolah, tetapi juga semangat kerja keras dan dedikasi generasi muda.

Dengan persiapan yang semakin matang, ketiganya optimistis bisa memberikan hasil terbaik di tingkat nasional.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut