get app
inews
Aa Text
Read Next : Kampus di Surabaya Ini Punya Strategi Khusus Cetak Dokter yang Siap Terjun ke Lapangan

Kisah Mahasiswi Semester 6 Pimpin Organisasi Profesional, Sempat Tak Percaya Diri Bertemu Orang

Jum'at, 17 April 2026 | 05:07 WIB
header img
Mahasiswi Untag Surabaya Feriona Ayurizta Iliyas menjadi Ketua IAI Muda Jatim 2025–2026. Kisahnya inspiratif, berawal dari rasa penasaran hingga memimpin organisasi profesional. Foto ist

Keputusan itu menjadi titik balik. Ia mulai aktif dalam berbagai program, termasuk dipercaya sebagai panitia inti di sejumlah kegiatan besar seperti Accounting Study Club hingga workshop nasional.

Selama satu periode, ia bahkan terlibat dalam puluhan program kerja yang memperluas wawasan sekaligus jejaringnya dengan mahasiswa dari berbagai daerah.

Memasuki 2025, Feriona kembali dihadapkan pada pilihan: berhenti atau melanjutkan. Dorongan dari senior membuatnya mencoba melangkah lebih jauh.

Tak disangka, ia justru masuk dalam bursa calon Ketua Umum dan mengikuti tahapan pemilihan, termasuk penyampaian visi-misi.

Di titik ini, rasa tidak percaya diri sempat menghampiri.

“Saya merasa masih belum mampu, apalagi masih semester muda,” katanya.

Namun hasil berkata lain. Feriona berhasil meraih suara terbanyak dan resmi dilantik sebagai Ketua Anggota Muda IAI Jawa Timur.

Momen awal menjabat bahkan tak mudah ia lupakan.

“Saya sampai menangis waktu pertama kali jadi ketua, karena merasa tanggung jawabnya besar sekali,” tuturnya.

Di tengah kesibukan memimpin organisasi lintas kampus, Feriona tetap menjalani perkuliahan dan aktif mengikuti kompetisi.

Lingkungan kampus Untag Surabaya turut menjadi faktor penting dalam perjalanannya. Dukungan dari dosen dan teman-teman membuatnya mampu bertahan dan berkembang.

“Teman-teman saling support, dosen juga sangat membantu,” katanya.

Pesan untuk Mahasiswa: Jangan Takut Mencoba

Bagi Feriona, kunci utama bukan soal kemampuan sejak awal, melainkan keberanian untuk memulai.

Ia percaya, rasa ragu adalah hal yang wajar—namun bukan alasan untuk berhenti melangkah.

“Di awal pasti merasa tidak mampu. Tapi kalau kita percaya diri dan mau belajar, pasti bisa,” pesannya.

Kisah Feriona menjadi bukti bahwa mahasiswa tidak hanya bisa berkembang di ruang kelas, tetapi juga mampu mengambil peran penting di organisasi profesional dan membangun jaringan sejak dini.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut