Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ganti Kepala Sekolah, SMAN 2 Taruna Jatim Bidik Lulusan Bermental Pemimpin
Advertisement . Scroll to see content

50 Karya Siswa Jatim Bersinar di EJIES 2026, Ribuan Ide Lahir untuk Masa Depan Pendidikan

Minggu, 26 April 2026 | 05:20 WIB
  • author Saipul Yudi
50 Karya Siswa Jatim Bersinar di EJIES 2026, Ribuan Ide Lahir untuk Masa Depan Pendidikan
Ajang EJIES 2026 di Jawa Timur melahirkan ribuan inovasi pendidikan dari siswa dan guru, mendorong perubahan nyata dalam pembelajaran. Foto iNewsSurabaya.id/saipul

Pendekatan ini menjadi pembeda EJIES dibanding kompetisi lain. Inovasi yang lahir tidak hanya dinilai dari kreativitas, tetapi juga dari sejauh mana bisa diterapkan dan direplikasi di berbagai sekolah.

Aries menekankan empat prinsip utama dalam pengembangan inovasi di EJIES 2026. Pertama, harus berpihak pada murid dan berdampak nyata pada proses belajar. Kedua, terukur dengan indikator yang jelas. Ketiga, dibangun melalui kolaborasi luas. Dan terakhir, berkelanjutan serta mudah diterapkan di berbagai lingkungan pendidikan.

“Development forum ini menjadi momentum penting untuk mematangkan gagasan dan memperkuat dampak inovasi sebelum masuk tahap akhir,” tambahnya.

Tingginya antusiasme peserta juga menjadi sinyal kuat bahwa semangat berinovasi di kalangan pendidik dan siswa semakin tumbuh. Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Ety Prawesti menyebut wilayah Kediri menjadi penyumbang peserta terbanyak dengan 4.005 pendaftar. Disusul Ponorogo sebanyak 3.509 peserta, dan Bojonegoro 3.407 peserta.

Sementara untuk jumlah karya, Bojonegoro mencatat angka tertinggi dengan 3.218 karya, diikuti Ponorogo 3.039 karya, serta Kediri 2.790 karya.

Ragam inovasi yang dihadirkan pun mencerminkan tantangan pendidikan masa kini. Mulai dari transformasi digital dan teknologi pendidikan, inovasi pembelajaran abad 21, penguatan karakter dan literasi, hingga inklusi pendidikan dan pengembangan kewirausahaan vokasi.

Menariknya, kategori inovasi pembelajaran dan kurikulum abad 21 menjadi yang paling diminati dengan lebih dari 8.000 karya. Hal ini menunjukkan perhatian besar terhadap metode belajar yang lebih relevan dengan kebutuhan zaman.

Bagi Dindik Jatim, EJIES bukan hanya tentang siapa yang menang. Lebih dari itu, ajang ini diharapkan menjadi energi kolektif untuk mendorong perubahan nyata di dunia pendidikan.

Di tangan para siswa dan pendidik inilah, masa depan pendidikan Jawa Timur perlahan sedang dibentuk—dimulai dari ide sederhana yang berani diwujudkan.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut