get app
inews
Aa Text
Read Next : Strategi Omnichannel Jadi Kunci Pengalaman Belanja Tanpa Hambatan di Era Digital

​Gus Ipul Dorong LKS Bangun Kredibilitas dan Perkuat Akurasi Data Kemiskinan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 21:08 WIB
header img
Menteri Sosial (Mensos) RI, Saifullah Yusuf (Gus Ipul). (Foto : Lukman Hakim).

​SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf yang akrab disapa Gus Ipul, menekankan pentingnya kredibilitas dan akurasi data dalam pengelolaan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) atau panti asuhan. Hal ini dinilai krusial agar layanan kesejahteraan yang diberikan dapat maksimal dan tepat sasaran.

​Pesan tersebut disampaikan Gus Ipul dalam forum Dialog Menteri Sosial dan Gubernur Jawa Timur (Jatim) bersama Forum LKS se-Provinsi Jatim di Kantor Gubernur Jatim, Surabaya, Sabtu (9/5/2026).

​Gus Ipul menyoroti urgensi pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai fondasi utama pelaksanaan program kesejahteraan sosial. Ia meminta LKS berperan aktif dalam memastikan data penerima manfaat benar-benar valid.

​"Salah satu tugas utama saya bersama Ibu Gubernur, Bupati, dan Walikota melalui Dinas Sosial adalah melakukan pemutakhiran data. Ini merupakan instruksi langsung Bapak Presiden agar semua pihak terlibat aktif," tegas Gus Ipul.

Ia menjelaskan terdapat dua skema pemutakhiran data yang bisa ditempuh. Pertama, melalui jalur formal berjenjang dari tingkat RT/RW, Kelurahan/Desa, hingga disahkan oleh Kepala Daerah melalui aplikasi SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation).

​"Aplikasi SIKS-NG menjadi jembatan antara operator di tingkat desa, Dinas Sosial, hingga Kementerian Sosial," jelasnya.

​Kedua, jalur partisipasi publik yang dapat diakses melalui aplikasi Cek Bansos, Call Center, maupun WhatsApp Center untuk memastikan transparansi dan keterlibatan masyarakat luas.

Selain urusan data, Gus Ipul mengajak pengelola LKS untuk meningkatkan marwah lembaga melalui proses akreditasi. Menurutnya, lembaga yang kredibel akan lebih mudah membangun kolaborasi dengan sektor filantropi dan pihak swasta, sehingga tidak terus-menerus bergantung pada anggaran negara (APBN/APBD).

​"Mari kita buat lembaga kita kredibel. Dengan akreditasi yang baik, LKS bisa bermitra secara profesional dengan berbagai lembaga donor," ajaknya.

​Kedepan, Gus Ipul berharap sinergi ini menghasilkan rencana aksi nyata melalui revitalisasi lembaga, standarisasi pelayanan, dan penguatan sumber daya manusia (SDM) di lingkungan LKS.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Provinsi Jatim, Adhy Karyono, mengapresiasi terbitnya Permensos Nomor 5 Tahun 2024 tentang Lembaga Kesejahteraan Sosial. Ia menilai kebijakan ini menunjukkan fokus Mensos dalam menghidupkan kembali mitra strategis di lapangan.

​"Setelah akreditasi terpenuhi, tugas kita adalah memastikan setiap aktivitas LKS memenuhi standar pelayanan minimal bidang sosial," ujar Adhy.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut