Festival Rujak Uleg dan Surabaya Vaganza Jadi Andalan HJKS 2026, Surabaya Makin Mendunia
Sementara itu, Kepala Bidang Pariwisata Disbudporapar Surabaya, Farah Andita Ramdhani, menilai potensi peningkatan kunjungan wisatawan pada Mei 2026 cukup besar. Optimisme tersebut didorong padatnya rangkaian agenda HJKS, kehadiran dua event berlabel KEN, serta momentum libur panjang.
"Sebagai perbandingan, pada Mei 2025 lalu tercatat kenaikan kunjungan ke destinasi wisata sebesar 12,5 persen serta peningkatan okupansi hotel sebesar 4 persen dibandingkan bulan sebelumnya," kata Farah.
Menurut dia, pendekatan penyelenggaraan HJKS yang semakin terintegrasi dan inovatif, menjadi bagian dari upaya memperkuat citra Surabaya sebagai kota modern yang adaptif, kreatif, dan kompetitif di sektor pariwisata berbasis event.
"Dengan pendekatan yang semakin terintegrasi, kami berharap perayaan HJKS tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi berkembang sebagai event berskala nasional hingga internasional," pungkasnya.(adv)
Editor : Arif Ardliyanto