get app
inews
Aa Text
Read Next : Peluang Ausbildung ke Jerman Terbuka, Generasi Muda Indonesia Punya Jalur Legal, Ini Caranya

Tak Sekadar Teori, Siswa SMK Jatim Ditempa Praktik CNC dan Pengelasan Modern

Rabu, 27 Mei 2026 | 06:33 WIB
header img
UPT PTKK Dindik Jawa Timur memberikan pelatihan berbasis industri modern bagi siswa SMK melalui praktik mesin CNC dan teknik manufaktur. Foto iNewsSurabaya.id/saipul

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Upaya meningkatkan kualitas lulusan SMK di Jawa Timur terus dilakukan agar mampu bersaing di dunia industri modern. Salah satunya melalui pelatihan vokasi berbasis teknologi yang digelar Dinas Pendidikan Jawa Timur melalui UPT Pengembangan Teknik dan Keterampilan Kerja (PTKK).

Pelatihan tersebut diikuti 60 siswa SMK dari berbagai daerah di Jawa Timur dengan fokus pada kompetensi Teknik CNC Milling, CNC Bubut, Teknik Pengelasan, hingga Teknik Sepeda Motor (TSM). Program ini dirancang untuk memperkuat kemampuan praktik siswa dengan fasilitas dan pendekatan yang lebih mendekati standar industri.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menegaskan bahwa keberadaan UPT PTKK harus mampu memberikan pengalaman berbeda dibanding pembelajaran reguler di sekolah.

Menurutnya, siswa SMK pada dasarnya telah mendapatkan teori dan praktik dasar di sekolah. Namun, pelatihan di UPT PTKK harus menjadi ruang penguatan keterampilan melalui penggunaan alat modern dan sistem pembelajaran yang lebih aplikatif.

“Di tempat pelatihan ini siswa harus mendapatkan pengalaman praktik yang lebih nyata dengan fasilitas yang mungkin belum tersedia di sekolah mereka,” ujarnya saat meninjau langsung pelatihan teknik di UPT PTKK.

Aries menilai, kualitas sarana praktik menjadi faktor penting dalam membentuk kompetensi siswa vokasi. Ia menyoroti masih adanya sekolah yang memiliki keterbatasan alat praktik, bahkan sebagian peralatan sering mengalami kerusakan akibat tingginya intensitas penggunaan.

Karena itu, UPT PTKK diharapkan menjadi pusat pelatihan unggulan yang mampu menghadirkan pengalaman baru bagi para siswa.

“Jangan sampai suasana dan fasilitasnya sama seperti di sekolah. Harus ada nilai lebih agar siswa benar-benar merasakan peningkatan kemampuan,” tegasnya.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut