Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pasokan Energi Global Terganggu Konflik Timur Tengah, Distribusi LPG di Jatim Diperketat
Advertisement . Scroll to see content

Harga Minyak Turun Usai Konflik Iran-AS Mereda, Bagaimana Nasib Pertamax?

Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:51 WIB
  • author Lukman Hakim
Harga Minyak Turun Usai Konflik Iran-AS Mereda, Bagaimana Nasib Pertamax?
Perdamaian Iran-AS menekan harga minyak dunia. (Foto : iNews.id).

Lebih lanjut, Yayan menilai pasar minyak global masih berada dalam fase transisi menuju keseimbangan baru. Berdasarkan proyeksi Short Term Energy Outlook (STEO) yang diterbitkan Energy Information Administration (EIA) Amerika Serikat, peningkatan produksi minyak AS yang diperkirakan mencapai 14 juta barel per hari akan menjadi salah satu faktor yang menahan kenaikan harga minyak dunia.

Dengan asumsi pasokan energi global kembali stabil pasca perdamaian, Yayan memperkirakan harga minyak dunia akan bergerak di kisaran USD80 hingga USD90 per barel hingga akhir tahun. Selanjutnya, harga berpotensi turun ke rentang USD75 hingga USD85 per barel pada akhir 2026 atau awal tahun depan.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut