get app
inews
Aa Text
Read Next : Khofifah Targetkan Lulusan Vokasi Jatim Siap Kerja dan Adaptif Dinamika Global

Menaker Yassierli Sebut Peningkatan Kompetensi Pekerja Jadi Program Prioritas Presiden Prabowo

Senin, 06 Juli 2026 | 18:48 WIB
header img
Menteri Ketenagakerjaan RI, Prof. Yassierli, Ph.D. (Foto : Istimewa).

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan bahwa peningkatan kompetensi tenaga kerja menjadi salah satu agenda krusial dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Tenaga kerja yang kompeten dinilai sebagai kunci utama daya saing nasional, di mana program upskilling dan reskilling melalui jalur vokasi memegang peran sentral.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) RI, Prof. Yassierli, Ph.D., menyatakan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) harus berjalan beriringan dengan penguatan hubungan industrial. Langkah ini penting guna menciptakan dunia usaha yang tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi global.

"Pengembangan kompetensi itu diakselerasi lewat pelatihan vokasi nasional dan pemagangan nasional. Selain itu, kita masih punya PR bagaimana membangun hubungan industrial," ujar Yassierli pada acara Sinergi Pilar Bangsa: Praktik Baik Hubungan Industrial Pancasila di Surabaya, Senin (6/7/2026).

Yassierli berharap kegiatan ini mampu menjadi model untuk memperkuat sinergi tiga pilar, pemerintah, dunia usaha, dan pekerja serta menginspirasi korporasi lain dalam menerapkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan kerja.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Sampoerna, Rianto, mengungkapkan bahwa nilai-nilai Pancasila seperti keadilan, kemanusiaan, persatuan, dan musyawarah telah menjadi landasan utama perusahaan dalam membangun hubungan kerja yang sehat dan berkelanjutan.

Nilai-nilai tersebut selaras dengan "Falsafah Tiga Tangan Sampoerna" yang menekankan keseimbangan kontribusi antara tiga pihak. Yakni, konsumen dewasa, karyawan, serta mitra usaha dan masyarakat luas.

Sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap peningkatan mutu SDM, Sampoerna telah menghadirkan inisiatif Sampoerna Karya Bangsa (SKB) sejak tahun 2025. SKB merupakan sebuah ekosistem kolaboratif yang mendukung sektor kewirausahaan, vokasi, serta pengembangan keterampilan kerja.

"Kami percaya bahwa kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan pekerja merupakan kunci dalam memperkuat hubungan industrial nasional," kata Rianto.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut