Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, MUI Jatim Ingatkan Bahaya Pesimisme di Tengah Ketidakpastian Global
Advertisement . Scroll to see content

Tak Sekadar Kelola Dana Umat, MUI Jatim Siapkan Gebrakan Baru untuk UMKM dan Ekonomi Pesantren

Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:02 WIB
  • author Hendro Djatmiko
Tak Sekadar Kelola Dana Umat, MUI Jatim Siapkan Gebrakan Baru untuk UMKM dan Ekonomi Pesantren
PDUF dan LPEU MUI Jawa Timur memperkuat sinergi untuk mengembangkan UMKM, ekonomi pesantren, filantropi Islam, dan pemberdayaan ekonomi umat secara berkelanjutan. Foto iNewsSurabaya.id/hendro

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Timur terus memperkuat langkah dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat. Melalui sinergi antara Komisi Pengembangan Dana Umat dan Filantropi (PDUF) dengan Lembaga Pengembangan Ekonomi Umat (LPEU), berbagai program strategis mulai disiapkan untuk memperluas pemberdayaan ekonomi umat.

Kolaborasi tersebut dibahas dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor MUI Jawa Timur. Pertemuan dipimpin Ketua Komisi PDUF MUI Jawa Timur, KH Miftah Jauhari, S.E., bersama Ketua LPEU MUI Jawa Timur, drh. Heryo Sasikirono.

Turut hadir dalam agenda tersebut jajaran PDUF MUI Jatim, yakni Moch. Rizzqi Aladib, Prof. Moh. Mukhrojin, M.Si., M. Syafi, dan Kiai Subhan. Sementara dari LPEU hadir M. Nur Syami beserta pengurus lainnya.

KH Miftah Jauhari menegaskan, sinergi antarlembaga di bawah naungan MUI merupakan langkah penting untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Menurutnya, potensi dana umat akan memberikan dampak lebih besar apabila dikelola secara profesional dan diintegrasikan dengan program pemberdayaan ekonomi yang berorientasi jangka panjang.

"Potensi dana umat yang dikelola secara profesional perlu dipadukan dengan program-program pemberdayaan ekonomi agar mampu menciptakan dampak yang berkelanjutan," ujarnya.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut