Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Polda Jatim Perkuat Komunikasi dengan Media, Tekankan Pentingnya Verifikasi Informasi
Advertisement . Scroll to see content

Singgung Perang Kamang, Bonnie Triyana Kritik Wacana Libatkan Aparat dalam Pajak

Rabu, 29 Juli 2026 | 18:45 WIB
  • author Trisna Eka Adhitya
Singgung Perang Kamang, Bonnie Triyana Kritik Wacana Libatkan Aparat dalam Pajak
Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Bonnie Triyana. (Foto : Trisna).

SURABAYA, iNewsSurabaya.id - Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Bonnie Triyana, mengkritisi wacana pelibatan TNI dan Polri dalam upaya meningkatkan kepatuhan pembayaran pajak

Pernyataan itu disampaikan Bonnie kepada awak media usai menghadiri peringatan 30 tahun Peristiwa Kudatuli di Posko Padegiling, Surabaya pada, Rabu (27/7/2026).

Menurut Bonnie, setiap institusi negara seharusnya menjalankan tugas pokok dan fungsinya (tupoksi) masing-masing agar tata kelola pemerintahan tetap berjalan sesuai koridor.

Ia mengajak publik berkaca pada sejarah, ketika aparat bersenjata pernah dilibatkan dalam kebijakan pemungutan pajak pada masa kolonial.

"Kita harus berkaca pada peristiwa sejarah. Dulu serdadu kolonial dikerahkan untuk memungut pajak. Di Sumatera Barat juga pernah terjadi Perang Kamang sebagai bentuk perlawanan terhadap kebijakan pajak pemerintah kolonial," ujar Bonnie.

Menurutnya, pengalaman sejarah tersebut menjadi pelajaran agar tidak terjadi tumpang tindih kewenangan antarlembaga negara.

Bonnie menegaskan bahwa TNI memiliki tugas menjaga kedaulatan negara dari ancaman luar, sementara Polri bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Adapun urusan perpajakan, kata dia, merupakan tanggung jawab institusi yang memang diberi kewenangan untuk mengelolanya.

"Kalau semua institusi pemerintahan menjalankan tugas pokok dan fungsinya masing-masing, maka negara ini berjalan sesuai dengan rel yang diharapkan," katanya.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut