Berkat Strategi Ini, Satlantas Sidoarjo Jadi yang Terbaik di Polda Jatim Saat Operasi Ketupat
Menurut Yudhi, penghargaan tersebut tidak hanya menjadi catatan prestasi bagi satuan yang dipimpinnya. Capaian itu juga menjadi dorongan untuk terus melakukan evaluasi terhadap pola pengaturan lalu lintas yang diterapkan di lapangan.
“Capaian ini tentunya menjadi motivasi bagi kami untuk terus melakukan evaluasi dan menghadirkan langkah-langkah yang lebih efektif dalam pengelolaan lalu lintas. Yang paling utama bukan penghargaan yang kami terima, tetapi bagaimana kehadiran Polri benar-benar dapat dirasakan masyarakat melalui terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas,” jelasnya.
Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Dr. Christian Tobing, S.I.K., S.H., M.H., M.Si., menegaskan keberhasilan pengelolaan lalu lintas selama Operasi Ketupat Semeru 2026 tidak lepas dari sinergi lintas instansi.
Kolaborasi dilakukan antara Polri dengan Pemerintah Daerah, Dinas Perhubungan, pengelola terminal, TNI, serta sejumlah stakeholder terkait untuk memastikan pelaksanaan operasi berjalan optimal.
“Melalui apresiasi yang diraih Satlantas Polresta Sidoarjo ini semoga bisa menambah semangat anggota dalam berkolaborasi bersama instansi terkait dalam memberikan layanan publik yang terbaik untuk masyarakat, khususnya terkait tertib berlalu lintas di jalan raya dan titik keramaian,” tegas Christian Tobing.
Penghargaan tersebut sekaligus menjadi dorongan bagi Satlantas Polresta Sidoarjo untuk meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan di bidang lalu lintas.
Ke depan, berbagai strategi dan inovasi akan terus dikembangkan untuk merespons perubahan pola mobilitas masyarakat. Keselamatan, keamanan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas tetap menjadi prioritas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Capaian dalam Operasi Ketupat Semeru 2026 ini pun menjadi salah satu bukti komitmen Polresta Sidoarjo dalam menghadirkan pelayanan kepolisian yang profesional, modern, humanis, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Editor : Arif Ardliyanto