Rumah Sekaligus Tempat Usaha, Konsep Ruko Modern Sasar Keluarga Muda
GRESIK, iNewsSurabaya.id – Konsep hunian yang sekaligus dapat digunakan sebagai tempat usaha semakin menjadi pilihan bagi keluarga muda.
Model rumah toko atau ruko dinilai menawarkan efisiensi karena pemilik dapat tinggal sekaligus menjalankan aktivitas usaha dalam satu properti.
Konsep tersebut memungkinkan pemilik menghemat waktu dan biaya transportasi karena tempat tinggal dan usaha berada di lokasi yang sama.
Pembagian fungsi bangunan juga dapat dilakukan dengan menempatkan area komersial di lantai dasar dan ruang hunian di lantai atas. Sehingga aktivitas usaha tetap berjalan tanpa mengurangi privasi keluarga.
Melihat kebutuhan tersebut, CitraLand Driyorejo CBD menghadirkan tipe hunian terbaru bernama Evander, yang menggabungkan fungsi tempat tinggal dan ruang usaha dalam satu properti.
Hunian ini menyasar keluarga muda serta masyarakat yang ingin memulai usaha tanpa harus membeli atau menyewa properti komersial secara terpisah.
Evander merupakan rumah dua lantai dengan luas tanah 63 meter persegi dan luas bangunan 74 meter persegi. Unit tersebut memiliki dua kamar tidur serta satu ruang toko berukuran sekitar 3 x 4,5 meter.
Marketing Manager CitraLand Driyorejo CBD, Moh. Arif, mengatakan, konsep hunian sekaligus tempat usaha tersebut dikembangkan untuk menjawab perubahan kebutuhan generasi muda yang semakin banyak tertarik pada dunia kewirausahaan.
“Rumah bukan hanya sebagai tempat tinggal, tetapi juga bisa menjadi tempat merintis usaha dan membangun masa depan,” kata Arif, Sabtu (22/8/2026).
Menurut Arif, Evander memiliki dua fungsi yang dirancang saling melengkapi. Dari sisi dalam klaster, unit tersebut tetap memberikan suasana hunian. Sementara bagian yang menghadap area komersial dan Jalan Raya Pancawarna dapat dimanfaatkan sebagai ruang usaha.
“Jadi satu rumah mempunyai dua vibes. Satu sebagai hunian yang nyaman, satunya lagi sebagai toko yang bisa menjadi tempat usaha,” ujarnya.
Evander ditawarkan dengan harga mulai sekitar Rp1,3 miliar. Menurut pengembang, harga tersebut ditujukan untuk konsumen yang mencari properti dengan fungsi hunian sekaligus usaha di kisaran Rp1 miliar hingga Rp1,5 miliar.
Dengan skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR), estimasi angsuran berada di kisaran Rp10 juta-Rp12 juta per bulan untuk tenor 10 tahun. Untuk tenor 15 tahun, angsuran diperkirakan Rp7 juta-Rp8 juta per bulan, sedangkan tenor 20 tahun berada di kisaran Rp5 juta-Rp6 juta per bulan.
Pengembang menyediakan Evander secara terbatas, yakni sebanyak 20 unit. Kawasan komersial tersebut juga dilengkapi area parkir bersama yang dapat digunakan oleh konsumen maupun pelanggan usaha.
Dengan ruang toko berukuran sekitar 3 x 4,5 meter, unit Evander dapat dimanfaatkan untuk berbagai jenis usaha berskala kecil. Di antaranya toko untuk bisnis daring, ruang display produk, gerai ekspedisi, salon, kedai kopi, usaha makanan dan minuman takeaway, hingga cloud kitchen.
“Kalau untuk bisnis startup atau online, bisa digunakan sebagai ruang display. Bisa juga untuk poin ekspedisi, salon, atau kafe kecil dan konsep takeaway,” jelas Arif.
Peluncuran Evander juga menjadi bagian dari strategi CitraLand Driyorejo CBD untuk memperluas pasar ke segmen harga Rp1 miliar-Rp1,5 miliar.
“Semester pertama rata-rata banyak penjualan di harga Rp2 miliar sampai Rp3 miliar. Kontribusinya sekitar 75 persen dari nilai penjualan,” kata Arif.
General Manager CitraLand Driyorejo CBD Florentia Tisila menambahkan, konsumen di segmen tersebut sebagian merupakan pembeli yang ingin meningkatkan kualitas hunian atau melakukan upgrade dari rumah sebelumnya.
Namun, pengembang melihat masih terdapat peluang di segmen harga yang lebih rendah. Karena itu, Evander dihadirkan untuk menjangkau konsumen dengan kemampuan membeli di kisaran Rp1 miliar hingga Rp1,5 miliar.
“Kami melihat ada peluang di range Rp1 miliar sampai Rp1,5 miliar. Kalau sebelumnya konsumen di segmen Rp1 miliar mungkin mencari proyek di sekitar sini, sekarang kami mencoba menangkap peluang itu,” ujarnya.
Editor : Arif Ardliyanto