get app
inews
Aa Text
Read Next : Ekonomi Jatim Tumbuh 5%, Produk Desain Ruangan Ini Goda Warga Dengan Ratusan Koleksi Baru

Rumah Rp1,3 Miliar Mulai Diburu di Jatim, Bukan Sekadar Hunian, Ini Alasan Sesungguhnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 13:40 WIB
header img
Rumah Rp1,3 miliar mulai menjadi tren di Jawa Timur. Konsumen kini mencari hunian yang tak hanya nyaman, tetapi juga bisa dimanfaatkan untuk usaha keluarga. Foto iNewsSurabaya.id/ist

Rumah dengan ruang usaha memungkinkan pemilik menjalankan aktivitas bisnis tanpa harus memisahkan lokasi tempat tinggal dan tempat mencari penghasilan. Pola seperti ini dinilai relevan bagi keluarga yang mengembangkan usaha dari skala rumahan.

Kawasan hunian di Surabaya dan Gresik juga berkembang seiring bertambahnya aktivitas masyarakat. Kondisi tersebut membuat kebutuhan terhadap properti dengan fungsi ganda ikut mendapatkan perhatian.

Di sekitar kawasan Driyorejo, terdapat kawasan permukiman dengan jumlah penduduk yang besar. Salah satunya Perumnas yang dihuni sekitar 16.000 penduduk. Keberadaan populasi tersebut menjadi bagian dari perubahan karakter kawasan yang tidak hanya berkembang sebagai tempat tinggal, tetapi juga memiliki aktivitas perdagangan dan jasa.

Florentia menilai perkembangan kawasan turut memengaruhi cara masyarakat mempertimbangkan pembelian rumah.

“Sekarang masyarakat semakin mempertimbangkan fungsi properti dalam jangka panjang. Rumah bukan hanya tempat tinggal, tetapi juga bisa menjadi bagian dari aktivitas ekonomi keluarga apabila lokasinya mendukung,” katanya.

Fenomena rumah dengan fungsi hunian dan usaha tersebut menunjukkan bahwa pasar properti kelas Rp1 miliaran mulai memiliki karakter konsumen yang lebih pragmatis. Pembeli mempertimbangkan bagaimana sebuah properti dapat digunakan secara maksimal, termasuk untuk menunjang pekerjaan atau usaha keluarga.

Di sisi lain, pertumbuhan kawasan komersial di sekitar permukiman turut menciptakan kebutuhan terhadap bangunan yang fleksibel. Rumah yang memiliki ruang usaha dapat menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin menggabungkan kebutuhan tempat tinggal dengan aktivitas ekonomi tanpa harus menyewa lokasi terpisah.

Tren ini sekaligus memperlihatkan bahwa pertimbangan membeli rumah semakin luas. Selain harga dan lokasi, konsumen mulai melihat potensi pemanfaatan ruang, aksesibilitas, serta kedekatan dengan pusat aktivitas masyarakat sebagai bagian dari keputusan membeli properti.

Dengan harga rumah yang berada di kisaran Rp1,3 miliar, perkembangan minat terhadap hunian multifungsi menjadi salah satu indikator menarik dalam membaca arah pasar properti Jawa Timur. Konsumen tidak hanya mencari rumah untuk ditempati, tetapi juga mulai memperhitungkan nilai guna properti terhadap kebutuhan keluarga dalam jangka panjang.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut