Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Gus Lilur Dukung Gus Kikin Susun PBNU Profesional dan Egaliter: PBNU Bukan PWNU Jawa Timur
Advertisement . Scroll to see content

Prof Niam: Materi Muktamar ke-35 NU Tuntas, Sambut Abad Kedua Perkhidmatan Nahdlatul Ulama

Senin, 24 Agustus 2026 | 09:35 WIB
  • author Vitrianda Hilba Siregar
Prof Niam: Materi Muktamar ke-35 NU Tuntas, Sambut Abad Kedua Perkhidmatan Nahdlatul Ulama
Pimpinan Tim Materi Organisasi Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama Prof Asrorun Niam Sholeh menyampaikan,  seluruh materi, jadwal, dan tata tertib muktamar telah siap. Foto: Ist

Menyongsong Abad Kedua Perkhidmatan

Lebih lanjut Pengasuh Pesantren Al-Nahdlah Depok ini menyatakan, muktamar ke-35 NU memiliki makna historis yang sangat penting. Tepat satu abad sebelumnya, pada 21 Oktober 1926, Muktamar NU ke-1 diselenggarakan. Salah satu agenda penting pada masa awal tersebut adalah mengonsolidasikan organisasi untuk mengarungi jalan perkhidmatan jam'iyah.

“Kini, seratus tahun kemudian, NU kembali bermuktamar dalam momentum yang hampir serupa: melakukan konsolidasi dan merumuskan arah perjalanan jam'iyah untuk satu abad berikutnya”, tegas Ketua Umum Majelis Alumni IPNU ini dengan tenang.

“Seratus tahun yang lalu, Muktamar ke-1 NU menjadi momentum penting untuk mengonsolidasikan organisasi guna mengarungi jalan perkhidmatan jam'iyah untuk seratus tahun ke depan.

Kini, seratus tahun kemudian, NU kembali bermuktamar untuk merumuskan arah perkhidmatan untuk seratus tahun kedua,” ujar Asrorun.

Salah satu materi strategis yang akan dibahas dalam Muktamar ke-35 NU adalah Peta Jalan Perkhidmatan NU satu abad ke depan. Peta jalan tersebut disusun dengan memperhitungkan dinamika perubahan lingkungan strategis yang berlangsung semakin cepat dan akseleratif.

Perubahan teknologi, transformasi sosial, perkembangan ekonomi, perubahan demografi, dinamika kebangsaan dan global, serta berbagai tantangan baru kehidupan umat menjadi bagian yang perlu dibaca secara cermat dalam menentukan arah perkhidmatan NU ke depan.

Karena itu, menurut Asrorun, Muktamar tidak semata-mata menjadi forum untuk menyelesaikan agenda organisasi lima tahunan. Lebih dari itu, Muktamar ke-35 diharapkan menjadi forum strategis untuk menyiapkan fondasi perjalanan NU memasuki abad keduanya.

Editor: Vitrianda Hilba Siregar

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut